Puskesmas Kumai Kini Miliki Gedung Rawat Inap yang Lebih Representatif

Bupati Hj. Nurhidayah bersama Wakil Bupati Kobar saat meresmikan Gedung Rawat Inap Baru UPTD Puskesmas, di Kumai, Senin (6/7) (Media Dayak/Ist)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali diwujudkan melalui peresmian Gedung Rawat Inap Baru UPTD Puskesmas Kumai oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, S.H., M.H., pada Senin (6/7).
Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kobar Suyanto, S.H., M.H., unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta sejumlah mitra dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah mengatakan bahwa keberadaan gedung rawat inap yang lebih representatif merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kobar untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kumai dan sekitarnya.
Menurutnya, pembangunan sektor kesehatan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat layanan kesehatan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta pelayanan yang cepat, aman, dan profesional.
“Peresmian gedung rawat inap ini bukan sekadar penambahan bangunan fisik, tetapi juga merupakan simbol harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih nyaman, lebih layak, dan lebih optimal. Saya berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, didukung oleh pelayanan yang profesional, ramah, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien,” ujar Hj. Nurhidayah.
Ia juga berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Kumai agar terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Menurutnya, puskesmas harus mampu menjalankan fungsi pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara terpadu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah gedung, tetapi juga dari sejauh mana gedung tersebut mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Bupati Hj. Nurhidayah optimistis gedung rawat inap baru ini akan semakin memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Terlebih, Kecamatan Kumai sebagai salah satu pintu gerbang utama menuju Kalimantan Tengah memerlukan fasilitas kesehatan yang representatif untuk memenuhi kebutuhan layanan masyarakat. (MMC Kobar/Rd/Lsn)