PUPR Kobar Pastikan Saluran Drainase Tetap Berfungsi Optimal

Lokasi yang dibersihkan agar saluran air tidak tersumbat, di Kobar, Kamis (16/7/2026) (Media Dayak/Ist)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus memastikan saluran drainase di kawasan permukiman tetap berfungsi optimal melalui kegiatan pemeliharaan rutin yang dilaksanakan Satgas Sumber Daya Air (SDA), Kamis (16/7/2026).
Pemeliharaan dilakukan di Jalan PKGB Gang Anugrah 2, Kecamatan Arut Selatan, dengan penanganan sepanjang 15 meter dan lebar 5 meter. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan sedimen, sampah, serta tumbuhan liar yang menghambat aliran air. Langkah preventif ini dilakukan agar air hujan dapat mengalir lancar menuju muara sehingga potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun merusak infrastruktur dapat diminimalkan.
Kepala Dinas PUPR Kobar, Suryadi, S.T., M.T., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nol Sumbatan yang terus digencarkan pemerintah daerah.
“Gerakan Nol Sumbatan merupakan komitmen kami untuk memastikan setiap saluran air tetap berfungsi optimal. Dengan pemeliharaan rutin yang dilakukan Satgas SDA, kami berharap aliran air hujan dapat mengalir lancar menuju muara sehingga permukiman masyarakat dan infrastruktur terhindar dari bencana genangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemeliharaan saluran drainase secara berkala juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan ketahanan sistem drainase di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Menurut Suryadi, melalui Gerakan Nol Sumbatan, Satgas SDA secara rutin melakukan pemantauan pada titik-titik saluran yang berpotensi mengalami penyumbatan, terutama menjelang dan selama musim hujan.
“Pemeliharaan saluran secara berkala memiliki fungsi menjaga kapasitas dan kinerja drainase agar tetap optimal, memperlancar aliran air, mengurangi sedimentasi dan penyumbatan, serta memperpanjang umur layanan infrastruktur pengendali banjir,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan mencegah terjadinya genangan dan banjir di kawasan permukiman, melindungi infrastruktur publik dari kerusakan akibat limpasan air, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.
PUPR Kobar juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu mewujudkan sistem drainase yang andal sehingga risiko banjir dan genangan di wilayah Kobar dapat terus ditekan.
“Dengan drainase yang terpelihara baik, kualitas lingkungan permukiman dapat meningkat dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih aman dan nyaman,” tutup Suryadi. (Rd/Lsn)