PT TAM Gelar Konsultasi Publik RIPPM

Sekdisnakertranskop UMKM Gumas Adenuan Alfred Segah bersama Kepala Teknik Tambang PT TAM I Putu Yudiantara, CSR Suptendent PT TAM Anthony, sejumlah pejabat eselon III, Kades Tumbang Tambirah terpilih Ipong, beberapa karyawan PT TAM dan undangan lainnya usai kegiatan. (Media Dayak/Novri JK Handuran).

Kuala Kurun, Media Dayak

Perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang usaha pertambangan batu bara yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas) PT Tadjahan Antang Mineral (TAM) menyelenggarakan Konsultasi Publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Aula Hotel Zefanya, Rabu (28/9).

Pada paparannya, Kepala Teknik Tambang PT TAM I Putu Yudiantara menyatakan maksut dan tujuan kegiatan untuk merumuskan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT TAM di wilayah pemberdayaan perusahaan.

Menyampaikan pedoman keberhasilan pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT TAM melalui kriteria keberhasilan dan evaluasi program.

Menyampaikan pedoman dalam penyusunan rencana kerja dan biaya Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT TAM dan sebagai bahan informasi bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun lembaga lain tentang kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan PT TAM.

Putu menegaskan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan masukan dan mengkolaborasikan seluruh program yang ada di desa yang berdampak langsung kepada industri pertambangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya bagaimana penyerapan tenaga kerja dari warga desa sekitar perusahaan oleh PT TAM, adanya sinergisitas program pembangunan di desa dengan program PT TAM di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan jembatan, pemberdayaan masyarakat dan bidang lainnya yang bermuara pada kemajuan dan kesejahteraan warga desa.

“Tujuan utama Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat adalah supaya perusahaan dan masyarakat dapat melakukan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat,” ujar Putu.

“Kami mendukung program pembangunan di desa, tentunya melalui perencanaan yang terukur dan dilakukan secara bertahap, mengingat kamipun memiliki keterbatasan,” tuturnya.

Pasca kegiatan, CSR Suptendent PT TAM Anthony kepada Media Dayak menyampaikan pihaknya berkomitmen melakukan perekrutan tenaga kerja secara berkala yang dapat diakses oleh masyarakat setempat tanpa adanya perlakuan diskriminasi dengan kriteria yang sudah ditentukan.

Pihaknya juga melakukan edukasi secara intensif dan berkelanjutan untuk masyarakat setempat dalam mengelola potensi di kampungnya sehingga memiliki kehidupan yang layak, serta melakukan pelatihan dan pendampingan pada mata pencaharian perkebunan dan perikanan untuk masyarakat sehingga meningkatkan produktivitas, kuantitas maupun kualitas.

Untuk pengelolaan lingkungan, PT TAM mengadakan program konservasi lingkungan sekitar yang berkaitan dengan kelestarian dan ekosistem wilayah terdampak dan budaya setempat melalui konservasi flora dan fauna serta program pengelolaan sampah domestik secara bertanggung jawab dan terintegrasi.

Ditambahkan dia, dasar kegiatan adalah UU Nomor 3 Tahun 2020, perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Pasal 95 huruf d pasal 108 ayat (1) dan (2).

Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2020 pasal 62 ayat (1). Kepmen ESDM Nomor 1824/K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Permen ESDM Nomor 11 Tahun 2018.

Sementara sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Gumas Adenuan Alfred Segah menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PT TAM.

“Paparan yang disampaikan pihak PT TAM tadi sangat baik, dan kita berharap dapat terlaksana dengan optimal demi kebaikan masyarakat dan perusahaan. Hubungan perusahaan dengan masyarakat harus terjalin dengan harmonis,” kata Segah.

Menurutnya, keberpihakan perusahaan pada pembangunan pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, infrastruktur jalan dan jembatan, pemberdayaan masyarakat dan sektor lainnya sebuah keniscayaan untuk kemaslahatan masyarakat, perusahaan dan wilayah ini.

“Kita berharap apa yang dilakukan PT TAM juga dilakukan perusahaan besar swasta lainnya yang ada di Kabupaten Gunung Mas,” ujar Segah. 

Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat eselon III, Kepala Desa Tumbang Tambirah terpilih Ipong, sejumlah karyawan PT TAM dan undangan lainnya.  (Nov/AW)