Program 3 Smart Jaya-Efrens Belum Sepenuhnya Tercapai

Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Wabup Efrensia LP Umbing dan suami DK Mandarana, serta Ketua TP PKK Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, memotong tumpeng pada pisah sambut tahun 2023 dan menyongsong tahun baru 1 Januari 2024 di Stadion Mini Kuala Kurun, Minggu (31/12) malam. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong mengakui bahwa  program unggulan tiga smart yang digagasnya bersama Wabup Efrensia LP Umbing belum sepenuhnya tercapai seperti yang diharapkan.

“Tetapi dengan adanya program unggulan tersebut, paling tidak kita telah meletakan dasar yang kuat untuk memulai menanamkan perilaku masyarakat kita dari budaya petik menjadi budaya tanam. Kita harus berjuang bersama untuk mencapainya,” kata Jaya di acara pisah sambut tahun 2023 dan menyongsong tahun baru 1 Januari 2024 di Stadion Mini Kuala Kurun, Minggu (31/12) malam.

Tiga pilar unggulan program yang digagas Jaya-Efrensia, yakni smart agro, smart human resouces, dan smart tourism.

“Kami telah berdaya upaya untuk merealisasikan program unggulan tersebut tanpa mengabaikan pembangunan lainnya, seperti Pendidikan, Kesehatan dan pemerataan infrastruktur disemua wilayah Kabupaten Gunung Mas, sehingga diharapkan Kabupaten Gunung Mas menjadi semakin lebih baik, bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri,” aku Jaya.

Ia mengungkapkan, tantangan terbesar dalam pencapaian visi misi yang telah ditetapkan, diantaranya masih maraknya peredaran gelap narkoba, serta masih banyak masyarakat Gumas yang menggantungkan hidup pada usaha pertambangan emas ataupun sirkon yang berdampak luas bagi kehidupan, seperti kerusakan lingkungan dan pencemaran air yang mengandung mercury yang menjadi salah satu sumber penyakit dan mengakibatkan antara lain terjadinya stunting maupun penyakit generatif lainnya.

“Ketergantungan kita terhadap produk pangan dari luar daerah cukup tinggi, yang sebenarnya apabila dikelola di wilayah Kabupaten Gunung Mas, sangat memungkinkan, karena kita memiliki lahan yang luas dengan tingkat kesuburan yang tinggi. Hanya permasalahannya adalah kualitas SDM kita yang masih perlu ditingkatkan,” ucapnya.

Menurut dia, pemerintah dengan perangkatnya telah berdaya upaya untuk mendukung peningkatan keberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan.

Demikian juga setiap lembaga sosial masyarakat yang ada di Gumas, termasuk lembaga swasta, telah memberi support untuk kemajuan Kabupaten Gumas, dan itu telah dilakukan dari waktu ke waktu sampai sekarang ini.

Jaya-Efrensia sendiri sudah memimpin Kabupaten Gumas selama 4 tahun 7 bulan sejak pelantikan 28 Mei 2018, dengan mengusung visi Berjuang Bersama yang merupakan akronim dari terwujudnya Kabupaten Gumas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri.

Turut hadir, Wabup Efrensia LP Umbing dan suami DK Mandarana, unsur forkopimda atau yang mewakili, Sekda Richard dan istri Ny Susie Andrianie, anggota DPRD Punding S Merang dan Yuniwa, sejumlah kepala OPD, Ketua TP PKK Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, perwakilan tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (Nov/Aw)