Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Gumas Jaya Samaya Monong menyerahkan hadiah tropi dan uang pembinaan kepada juara 1 lomba Pengucapan Dwi Satya dan Dwi Darma,Aouzora Kenshin, Siswa SDN 1 Kurun.(Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gumas memimpin langsung upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 di Lapangan Isen Mulang, Jumat (7/11/2025) pagi.
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso dalam sambutannya yang dibacakan Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Gumas Jaya Samaya Monong mengatakan, tantangan yang kita hadapi saat ini semakin kompleks.
Kita menghadapi arus digitalisasi global, disrupsi teknologi informasi, hingga berbagai ancaman sosial seperti maraknya judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi, hingga masuknya budaya asing yang perlahan telah mengikis semangat gotong royong dan nasionalisme generasi muda.
“Dalam menghadapi tantangan tersebut, Gerakan Pramuka harus dapat hadir sebagai salah satu solusi strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan yang siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Budi.
Menurut Budi, sebagai organisasi pendidikan non formal, Gerakan Pramuka memiliki peran, tugas, dan fungsi yang sangat penting dalam membantu program-program pemerintah, khususnya dalam membina generasi muda melalui pendidikan karakter.
Gerakan Pramuka juga memberikan pendidikan life skill, soft skill, dan hard skill, serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF) yang menjadikan seorang Pramuka sebagai kader pemimpin bangsa yang paripurna.
“Anggota Gerakan Pramuka perlu secara konsisten untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif, seperti bakti sosial, turut serta dalam membantu kelancaran arus mudik di setiap hari raya, serta kegiatan yang berdampak lainnya. Sehingga pada momen-momen tersebut jelas terlihat kehadiran anggota Gerakan Pramuka di tengah-tengah Masyarakat,” kata mantan Kabareskrim Polri itu.
Dia menambahkan, di era digitalisasi saat ini, tentu kita harus terus berupaya melakukan adaptasi melalui peningkatan kemampuan dan keterampilan di bidang teknologi informasi, penyebaran konten-konten positif yang menginspirasi, serta penangkalan hoaks dan disinformasi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Selepas kegiatan,Jaya menyampaikan,pramuka bukan hanya soal baris-berbaris atau mendirikan tenda, tapi tentang membangun karakter, disiplin, dan kepemimpinan sejati di tengah dunia yang serba digital.
“Ya Pramuka itu tidak sekadar berkemah di hutan, tapi juga menjelajah dunia maya dengan misi mulia yaitu membentuk generasi muda yang cerdas, tangguh, dan berakhlak. Dari kegiatan sosial, pelatihan teknologi, hingga program literasi digital, semua dijalankan dengan semangat,” ucap Jaya didampingi Ketua Kwarcab Pramuka Gumas Mimie Ny. Mariatie Jaya Samaya Monong.(Nov/Aw)










