Kuala Pembuang, Media Dayak
Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana banjir akibat meningkatnya curah hujan, Polsek Seruyan Hilir melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan volume debit air di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur, Jumat (20/2/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh personel Polsek Seruyan Hilir di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan, yang secara administratif mencakup dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Seruyan Hilir dengan 10 desa serta Kecamatan Seruyan Hilir Timur dengan 6 desa.
Selain melakukan pemantauan debit air, personel juga melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran DAS Seruyan, terkait langkah-langkah antisipasi bencana banjir. Kegiatan ini turut dilakukan melalui koordinasi bersama BPBD dan instansi terkait guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan, tinggi permukaan air di sejumlah desa masih terpantau stabil dan tidak mengalami peningkatan.
Di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir, kondisi debit air di Desa Baung, Desa Jahitan, Desa Muara Dua, Desa Tanjung Rangas, serta Desa Pematang Limau (UPTD Tanggul Harapan) terpantau tidak mengalami kenaikan.
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur, kondisi serupa juga terpantau di Desa Mekar Indah, dimana volume debit air masih dalam keadaan stabil.
Hingga saat ini, baik di Kecamatan Seruyan Hilir maupun Seruyan Hilir Timur belum ditemukan adanya kenaikan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir.
Meski demikian, terdapat sejumlah desa yang berpotensi terdampak banjir apabila curah hujan meningkat, terutama wilayah dataran rendah di sepanjang bantaran Sungai Seruyan.
Di Kecamatan Seruyan Hilir, desa yang berpotensi terdampak antara lain Desa Baung, Desa Muara Dua, Desa Jahitan, Desa Tanjung Rangas, Desa Pematang Limau, serta Desa Sungai Undang.
Sedangkan di Kecamatan Seruyan Hilir Timur, wilayah yang memiliki potensi kerawanan banjir meliputi Desa Mekar Indah dan Desa Halimaung Jaya.
Secara umum, hasil pengecekan menunjukkan bahwa tidak ditemukan peningkatan volume debit air, dan hingga saat ini belum terdapat desa yang mengalami ataupun terdampak banjir.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Seruyan Hilir akan terus melaksanakan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan, seperti membersihkan selokan dan anak sungai guna mengurangi risiko banjir.
Selain itu, pemantauan ketinggian permukaan DAS Seruyan akan dilakukan secara berkala, serta sosialisasi kesiapsiagaan bencana akan terus diintensifkan.
Polsek Seruyan Hilir juga akan berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah desa, dan instansi terkait untuk melakukan pendataan wilayah rawan banjir serta menyiapkan titik-titik posko darurat dan evakuasi apabila terjadi bencana.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.(Hms/Lsn)










