Polie Harap Kerusakan Jalan Tewah-Tumbang Miri Segera Diperbaiki

Mantan Anggota DPRD Gumas Polie L.Mihing (atas).Pekerjaan agregat CTRB pada ruas Jalan Tewah -Batu Nyiwuh TA 2025 (Bawah).(Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun,Media Dayak
Kerusakan jalan Tewah–Tumbang Miri Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terlebih,saat musim hujan sekarang ini dimana jalan yang rusak berubah menjadi kubangan lumpur, sehingga menyulitkan pengendara motor maupun mobil untuk melintas, mengundang sorotan cukup tajam dari mantan anggota DPRD Gumas, PolieL.Mihing.
Polie menegaskan, jalan rusak yang disebabkan truk angkutan PBS tidak oleh berlarut-larut, sebab jalan menjadi urat nadi mobilitas masyarakat sekaligus jalur vital perekonomian wilayah setempat.
“Penanganan ruas jalan Tewah-Tumbang Miri pernah dilakukan Pemkab Gunung Mas melalui proyek multiyears tahun anggaran 2016 dan 2018 yang saat itu waktu ditempuh Tewah -Tumbang Miri paling lama satu seperempat jam.Namun dengan kondisi ruas jalan sekarang,Tewah -Tumbang Miri ditempuh lebih dari 3 jam.Banyak angkutan PBS maupun angkutan barang dan jasa yang keluar masuk dari wilayah 4 kecamatan,yaitu Kecamatan Tewah,Kahayan Hulu Utara,Miri Manasa dan Damang Batu,”beber Polie,Jumat (22/8/2025).
Mantan anggota DPRD Gumas 2 periode itu menyebut spot rusak Tewah -Tumbang Miri berada diatas Desa Tanjung Untung-Sei Riang-Tumbang Pasangon-Tumbang Miri.
“Saya berharap Pemkab Gunung Mas melalui dinas terkait dapat secepatnya melakukan perbaikan pada spot rusak di ruas Tewah -Tumbang Miri.Kalau dibiarkan terlalu lama akan menimbulkan banyak keluhan warga,”ujar Polie.
“Kerusakan itu tidak hanya menyulitkan akses menuju pusat kecamatan dan kabupaten, tapi juga berdampak pada distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga akses layanan kesehatan dan pendidikan. Kalau tidak segera ditangani,akibat kerusakan itu, warga di wilayah itu akan makin terisolasi, ekonomi bisa lumpuh, dan keselamatan pengendara terancam,”jabar Polie dengan nada tegas.
Polie mengingatkan, pembangunan daerah tidak bisa hanya berpusat di wilayah perkotaan. Pemerataan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan, menjadi kunci untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Gunung Mas dari hulu hingga hilir.
Dikonfirmasi via pesan elektronik, Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Baryen menegaskan komitmen kuat Pemkab Gumas untuk menangani ruas jalan rusak di zona tiga wilayah kecamatan Tewah,Kahayan Hulu Utara,Miri Manasa dan Damang Batu.
“Penanganan ruas jalan Tewah -Tumbang Miri sudah mulai dilakukan.Hamparan material tambahan CTRB sedang dilakukan.Penanganan yang sudah dilakukan dengan Hamparan material tambahan CTRB sepanjang kurang lebih 1 km dari total panjang 1,750 km,”ungkap Baryen.
“Di lapangan sudah ada 2 set alat berat, untuk penanganan ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh-Sei Riang,”tambahnya.
Baryen menjelaskan, anggaran penanganan ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh Rp. 9.933.000.000, penanganan ruas jalan Batu Nyiwuh – Sei Riang Rp. 23.919.547.500,dan penanganan ruas jalan Sei Riang – Tbg Miri Rp. 6.950.670.000,-
Baryen menegaskan ruas jalan Tewah–Tumbang Miri tidak hanya jalur transportasi biasa, melainkan urat nadi ekonomi masyarakat yang menghubungkan aktivitas warga antar kecamatan.
“Perbaikan dan penanganan kerusakan jalan di wilayah Gunung Mas yang mencakup zona 1,2 dan 3, dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan anggaran dan prioritas pembangunan infrastruktur daerah,”kata Baryen.
Baryen memastikan, Pemkab Gumas berkomitmen kuat dalam penanganan kerusakan jalan di zona 1,2 dan 3 dalam upaya memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang melintas.(Nov/Lsn)