Pj Bupati Letakan Batu Pertama Relokasi Pembangunan Masjid A Ta’awun

Pj Bupati Katingan Saiful didampingi ketua DPRD Katingan Marwan Susanto, perwakilan Kodim 1019/Katingan Letda Subroto dan Kepala kantor Kemenag Katingan H Ardiansyah saat akan meletakan batu pertama rekolasi Masjid At Ta’awun di jalan Soekarno Hatta – Kasongan – Kamis pagi (4/7). (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya
Penjabat (Pj) Bupati Katingan, Saiful letakan batu pertama relokasi pembangunan Masjid At Ta’awun, Kamis pagi (4/7), di jalan Soekarno Hatta – Kasongan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, Lurah Kasongan Lama, ketua dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Katingan kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Katingan, perwakilan Kejaksaan Negeri Katingan, perwakilan Kodim 1019/Katingan, sejumlah tokoh agama, puluhan dan sejumlah undangan lainnya. 

Pj Bupati Katingan, Saiful dalam sambutannya mengatakan, atas nama pribadi dan atas nama Pemkab Katingan, selain memberikan penghargaan setinggi-tingginya dan setulus-tulusnya, juga mengucapkan terimakasih kepada semua fihak yang yang telah merencanakan peletakan batu pertama relokasi keberadaan Masjid At Ta’awun ini dari tempat awal di samping kantor Kemenag ke samping sekretariat Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Katingan ini, dengan luas bangunan sekitar 45×45 m. “Semoga pembangunannya berjalan lancar,” ucap Saiful.

Pasalnya, dengan niat yang sungguh luar biasa dari panitia pembangunan relokasi Masjid At Ta’awun ini, sehingga pada hari ini sebagai awal pembangunannya menurutnya telah berupaya untuk membangun Masjid di lahan ini. Hal ini sebenarnya sangat membantu Pemkab Katingan dalam membangun masyarakat yang beriman dan betaqwa kepada Allah SWT.

 
Selanjutnya, sebagaimana yang diungkapkan oleh kepala kantor Kemenag Kabupaten Katingan H Ardiansyah dalam sambutannya tadi menurutnya, akan menjadikan lahan yang ada di sini tidak hanya dibangun tempat ibadah agama Islam saja, akan tetapi, akan dibangun pula tempat ibadah agama Kristiani dan tempat ibadah agama Hindu Kaharingan. “Saya sangat mendukung,” ungkapnya. 

Hanya saja, keinginan ini menurutnya harus disampaikan oleh Kemenag setempat kepada agama lainnya agar bisa mengikuti apa yang dilakukan pada hari ini. “Kalau hari ini kita meletakan batu pertama pembangunan Masjid At Ta’awun, ke depannya saya akan menghadiri lagi peletakan batu pertama pembangunan gereja dan tempat ibadah agama Hindu Kaharingan di lahan ini,” harapnya, seraya berjanji akan tetap mendukung baik dukungan moril maupun dari sisi anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah. (Kas/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait