Pile Slab Bukit Rawi Selesai 2021

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menerima plakat dari Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa seusai melakukan audiensi dengan tim BPH Migas di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (11/7) (Media Dayak/Yanting)
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran menyebut pembangunan jembatan layang atau pile slab yang menghubungkan Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Gunung Mas dan wilayah Barito, tepatnya wilayah bukit rawi direncanakan akan selesai tahun 2021 mendatang.
“Ya nanti setelah selesai kita tidak akan kebanjiran lagi melalui kawasan bukit rawi di saat musim hujan, aktivitas masyarakat tentunya tidak akan terganggu lagi nantinya,” urai Gubernur kepada media di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (11/7).
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalteng Shalahuddin mengatakan,kunjungan Komisi V DPR RI ke Bukit Rawi, Kamis 11 Juli mengasilkan sesuatu yang penting bagi pembangunan infrastruktur di Kalteng.
“Sebab, Balai Besar Pembangunan Jalan dan Jembatan menanggapi akan fokus mengerjakan pembangunan pile slab Bukit Rawi,” ucapnya.
Diungkapkan pembangunan jalan bebas banjir Bukit Rawi tersebut secara keseluruhan menelan dana sebesar Rp350 Miliar. Dan pembangunan yang sudah dilaksanakan sudah menghabiskan anggaran Rp63 M.
Dijelaskan, saat ini secara fisik pembangunan pile slab tersebut terus berjalan karena kontrak pekerjaan sampai dengan bulan Desember 2019. Namun di bulan Oktober multiyears kontrak akan dilakukan kembali.
“Ya Alhamdulillah perjuangan bapak Gubernur kita terwujud untuk percepatan pembangunan pile slab tersebut, dan sampai dengan saat ini sudah mencapai 50% material yang masuk dan akan terus dikerjakan,” jelas Kadis PUPR Kalteng.
Dijelaskan Shalahuddin pile slab yang sudah dikerjakan sekitar 800 meter dari 3,4 kilometer. Rencananya, sisa pile slab Bukit Rawi akan dibangun dengan sistem multiyears hingga 2021 mendatang.
“Sisanya pembangunan pile sekitar 1 sampai 312 Km itu,nanti akan diselesaikan dengan sistem multiyears. Dengan begitu diperkirakan 2021 selesai,ini memudahkan kita, karena semua dana pembangunan menggunakan APBN,” pungkas Shalahuddin selaras dengan ucapan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.(YM)