Perusda Diharapkan Jadi Alat Dulang PAD

Yohanes Tuah
Kuala Kurun,Media Dayak
Ditetapkannya 3 orang direksi dan 3 orang badan pengawas (banwas) Perusahaan daerah (Perusda) Gunung Mas (Gumas) Perkasa periode 2019–2022, Perusda kedepan diharapkan mampu menjadi alat yang maksimal untuk mendulang Pendapatan Asli Daerah(PAD)Gumas. Hal ini disampaikan ketua panitia seleksi(Pansel)calon direksi dan banwas Perusda,Yohanes Tuah, Rabu(17/7).
“Sebagaimana arahan Bupati dan Wakil Bupati kepada kami(Pansel)bahwa mereka yang duduk di jajaran direksi dan badan pengawas Perusda,dipastikan orang-orang yang profesional,” kata Yohanes.
“Beliau(Bupati dan Wabup)berharap Perusda saat ini lebih baik dari sebelumnya, karena tugas Perusda tidak ringan dalam turut serta membangun daerah ini,sehingga diperlukan orang-orang yang capable,” tambah Yohanes.
Yohanes menuturkan,tujuan usaha Perusda adalah mencari laba untuk dana pembangunan daerah sehingga daerah ini dapat meningkat kemajuannya dengan kontribusi Perusda.
“Bidang usaha yang dapat dikerjakan Perusda Gunung Mas Perkasa,seperti pengelolaan hotel Gunung Mas, penyediaan BBM(bahan bakar minyak)untuk PBS(perusahaan besar swasta)yang ada di daerah ini, menampung atau membeli karet dari petani karet di Gunung Mas, dan uasaha lainnya yang mendatangkan Gain bagi daerah,” jelasnya.
Menuju Perusda Gumas Perkasa yang lebih baik dari sebelumnya,Yohanes pastikan tiap 3 bulan Perusda dievaluasi.Evaluasi dilakukan untuk memastikan Direksi Perusda bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Soal penyertaan modal Pemkab ke Perusda, Yohanes yang juga asisten Perekonomian sekretariat daerah (Setda) Gumas itu menyatakan suntikan modal diberikan untuk Perusda di APBD Perubahan.
“Penyertaan modal untuk Perusda yang kita ajukan di APBD Perubahan nilainya dibawah Rp 500 juta.Itu modal awal untuk bekerja tahun ini,” ujarnya.
Sebelumnya, ketua pansel Yohanes Tuah mengatakan, tiga orang direksi Perusda yang ditetapkan, yakni Rumdan sebagai direktur, Rince Kila direktur operasional dan Ardi Asin direktur keuangan.Untuk banwas, masing-masing Erlambang,Herbert Y Asin dan Guanhin.
“Tinggal menunggu persetujuan pimpinan DPRD.Kalau persetujuan keluar, surat keputusan (SK) Bupati pun keluar, dan selanjutnya mereka dilantik. Kita harap bulan ini SK nya keluar,” tukas Yohanes.(Nov)