Pertemuan FKDM, Menampung Informasi Potensi ATHG

Kaban Kesbangpol Gumas Sugiarto bersama Ketua FKDM Kalteng Sidik Rahman Usop dan jajaran, Ketua FKDM Gumas Anthony L.Djaga dan jajaran, perwakilan Kasat Intel Polres Gumas,Kasi Intel Kejari Gumas Suprison dan peserta pertemuan dengan FKDM Kalteng di Aula Rapat Badan Kesbangpol Gumas,Kamis (10/10/2024). (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gumas menggelar pertemuan dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Aula Rapat Badan Kesbangpol Gumas,Kamis (10/10/2024).

Rapat dipimpin mewakili Pj Bupati Gumas, Kepala Kesbangpol Gumas Sugiarto, didampingi Ketua FKDM Provinsi Kalteng Sidik Rahman Usop. Dihadiri jajaran pengurus FKDM Kalteng,Ketua FKDM Gumas Anthony L.Djaga dan jajaran pengurus,Kasi Intel Kejari Gumas Suprison, perwakilan Kasat Intel Polres Gumas, Ketua FKUB dan FPK Gumas, sejumlah pejabat eselon tiga OPD terkait, sejumlah ketua dan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) di Gumas dan tamu undangan lainnya.

“Pertemuan koordinasi dengan FKDM Provinsi Kalimantan Tengah ini dalam rangka menjaring dan menampung informasi mengenai potensi ATHG (Ancaman,Tantangan,Hambatan dan Gangguan) di Kalimantan Tengah umumnya dan di Kabupaten Gunung Mas secara khusus,”kata Sugiarto membuka kegiatan.

“Dengan menjaring dan menampung informasi mengenai potensi ATHG,secara bersinergi kita akan dapat menekan gangguan ATHG yang dapat mengancam kondusifitas wilayah serta merusak persatuan dan kesatuan di masyarakat,”tukasnya.

Melalui pertemuan ia berharap  ATHG di Kalteng, khususnya di Gumas, bisa ditekan melalui penguatan sinergitas dengan stakeholder,deteksi dini serta peningkatan informasi dari bawah ke atas. 

“Dinamika yang terjadi dimasyarakat, menjadi perhatian kita bersama untuk bagaimana mencegahnya supaya tidak terjadi ATGH,”ujar Sugiarto.

Pada pertemuan itu, Ketua FKDM Kalteng Sidik Rahman Usop memaparkan panjang lebar terkait potensi konflik di Kalteng dan di Gumas khususnya.

“Pertemuan ini sangat baik dalam kita saling bertukar informasi terkait potensi konflik di masyarakat, dan bagaimana secara bersama-sama kita mencari solusinya agar kondusifitas,persatuan dan kesatuan tetap terjaga di masyarakat yang heterogen,”kata Sidik.

Dilanjutkan penyampaian pandangan terkait potensi konflik di masyarakat serta masukan/saran terkait pencegahannya dari perwakilan Kasat Intel Polres Gumas,Kasi Intel Kejari Gumas Suprison,Ketua FKDM Gumas Anthony L.Djaga dan jajaran pengurus, Ketua FKUB dan FPK Gumas,pejabat eselon tiga OPD terkait, serta ketua dan anggota ormas yang hadir.

Adapun potensi konflik yang kerab terjadi di masyarakat dan perlu mendapat atensi bersama dalam pencegahannya, seperti kebakaran hutan dan lahan,peredaran gelap narkoba,deforestasi hutan,sengketa lahan antara warga dengan PBS, hak-hak warga yang kerap diabaikan oleh PBS,pelecahan seksual terhadap anak, perundungan (bullying), penambangan emas, pilkada serentak tahun 2024 ini, dan beragam potensi konflik lainnya. (Nov/Lsn)