Perlu Inovasi Gali Sumber PAD Untuk Percepatan Realisasi Anggaran

Foto : Asisten II Setda Kalteng Bidang Pembangunan dan Perekonomian Nurul Edy. (Media Dayak Yanting)
Palangka Raya, Media Dayak
Asisten II Setda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Pembangunan dan Perekonomian Nurul Edy mewakili Plt Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya mengatakan dalam rangka penanganan covid-19 pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Kalteng melakukan rasionalisasi anggaran pendapatan dan belanja dareah (APBD).
Meski diakui tentu saja hal ini berpengaruh pada perekonomian Kalteng pada triwulan II, untuk itu kondisi ini menjadi pemacu bergerak cepat dalam percepatan realisasi anggaran.
Dirinya mengungkapkan, hal yang perlu dilakukan untuk percepatan realisasi tersebut yakni segera melaksanakan kegiatan dan program pembangunan. Untuk itu semua pihak bekerja lebih keras lagi dalam upaya mencapai target pembangunan.
“Khususnya, fokus pembangunan pada bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian dalam arti luas yakni pertanian, perikanan, pariwisata, perindustrian, perdagangan, UMKM dan lain-lain. Serta yang baru adalah untuk penanganan covid-19 untuk mewujudkan Kalteng Berkah,” ungkapnya, kepada media belum lama ini di Bappedalitbang Kalteng.
Ditambahkannya, hal yang tak kalah penting juga diperhatikan adalah tuntutan peningkatan penerimaan pendapatan daerah (PAD) menjadi hal mutlak.
“Hal ini terkait dengan kemandirian daerah, lantaran sebagai prinsipnya yakni semakin besar kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah akan menunjukkan semakin kecil ketergantungan daerah kepada Pemerintah Pusat. Untuk itu, pemerintah perlu kreatif dann inovatif menggali sumber-sumber pendapatan baru,” sebutnya.
Di tengah kondisi pandemi saat, menurut Asisten II Setda Kalteng ini, pemerintah kabupaten/kota perlu menggali sumber-sumber PAD. “Lantaran, anggaran yang tersedia juga banyak digunakan untuk penanganan covid-19 di berbagai wilayah di daerah ini,” tutupnya. (Ytm/Lsn)