Perkuat Layanan Kesehatan dan Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Barut Serahkan Alkes dan Armada Damkar

SERAHKAN ALKES DAN APAR-Usai menyerahkan alat kesehatan (Alkes), Kebakaran (Apar), kendaraan operasional dan Mobil Damkar, Bupati H Shalahuudin didampingi Wabup Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis dan kepala perangkat daerah foto bersama dengan penerima bantuan, dihalaman kantor bupati, Selasa (23/12).(Media Dayak:Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dasar dan keselamatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyerahkan berbagai alat kesehatan serta kendaraan operasional pelayanan dan pemadam kebakaran.

Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Selasa (23/12), sebagai bagian dari 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan merata, khususnya di bidang kesehatan dan penanggulangan kebakaran.

“Dengan dukungan peralatan yang memadai, kami berharap kualitas pelayanan masyarakat dapat meningkat, waktu respons semakin cepat, serta kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran di lapangan semakin optimal,” kata Bupati.

Ia menambahkan, kendaraan pemadam kebakaran yang diserahkan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan daerah menghadapi potensi bencana kebakaran, guna melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat Barito Utara.

Bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan sarana sesuai peruntukan, perawatan berkala, peningkatan profesionalisme aparatur, serta penguatan koordinasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap realisasi program 100 hari kerja ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi seluruh elemen dalam mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju, aman, dan sejahtera.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu indikator utama pembangunan manusia dan kesejahteraan suatu daerah. Pemkab Barito Utara melalui Dinas Kesehatan, terus berkomitment untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, hingga kepelosok desa.

“Salah satu tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan di wilayah kita adalah jangkauan geografis. Ketersediaan sarana transportasi yang memadai, terutama kendaraan operasional, menjadi krusial . Untuk memastikan tenaga medis dapat bergerak cepat dan efisien, baik dalam kegiatan promotif, preventif, maupun kuratif, termasuk penanganan gawat darurat dan rujukan pasien,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis 64 unit kendaraan bebek Supra Fit operasional puskesmas pembantu, 4 unit kendaraan trail klx operasional puskesmas pembantu, 1 unit kendaraan matic operasional dokter puskesmas, 17 unit kendaraan bebek Supra Fit operasion bidan koordinator puskesmas.

Kemudian, 1 unit mobil double cabin Hilux operasional uf Labkesda, 4 buah dental unit untuk puskesmas Lanjas, Beringin Raya, Lahei i, dan Sei Rahayu.  Alat-alat kesehatan untuk ruangan rawat inap dan IGD pada RSUD Muara Teweh.  

TERIMA HIBAH DARI BSI-Bupati Barito Utara H Shalahuddin menerima mobil ambulance yang merupakan hibah dari Bank Syariah Indonesia kantor Cabang Muara Teweh untuk RSUD Muara Teweh, di halaman kantor bupati, Selasa (23/12/2025).(Media Dayak:Lana)

“Pada hari ini juga diserahkan 1 unit Ambulance yang merupakan hibah dari Bank Syariah Indonesia untuk RSUD Muara Teweh yang diserahkan langsung oleh Kepala BSI kepada Bupati dan diserahkan ke Direktur RSUD Muara Teweh,” kata Pariadi.

Kemudian juga diserahkan, 1 unit mobil pemadam kebakaran/WS l untuk relawan pengurus Mesjid Agung Al Hidayah Muara Teweh yang diterima oleh Takmir Masjid Agung Al Hidayah.

Dan pembentukan untuk persiapan rencana pembentukan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Kecamatan Teweh Selatan dan Kecamatan Lahei berupa 3 unit mobil pemadam kebakaran firemax 1.200 ltr dan 3 unit moe pengangkut peralatan beserta personel.

Serta penguatan pos pemadam kebakaran di kota Muara Teweh berupa 1 unit mobil ambulance dan unit mobil pemadam kebakaran 5.000 ltr.

“Tujuan dari pengadaan peralatan pemadam kebakaran ini untuk memenuhi standart pelayanan minimal 15 menit setelah mendapat laporan memberi layanan sesuai Standart SPM,” pungkasnya.(lna/Aw)

image_print

Pos terkait