Peringati HUT Ke-74 Bhayangkara, Polres Gumas Gelar Lomba Desa

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman S.I.K didampingi Kasat Binmas Iptu Sugeng Purwanto membuka lomba desa Pantang Mundur atau Lewu Isen Mulang dalam memperingati HUT ke-74 Bhayangkara tahun 2020, di aula Patria Tama, Polres Gumas.(Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara tahun 2020, Polres Gunung Mas (Gumas) gelar lomba desa Pantang Mundur atau Lewu Isen Mulang.

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman S.I.K mengatakan, lomba desa Pantang Mundur atau Lewu Isen Mulang merupakan kegiatan yang digagas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam upaya mengangkat kearifan lokal yang ada di Kalteng.

“Kita melaksanakannya dari tanggal 15 sampai 16 Juni 2020. Peserta lomba, yakni desa Dandang, Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut) mewakili Polsek Kahut, desa Tumbang Tariak Kecamatan Kurun mewakili Polsek Kurun, desa Batu Nyapau Kecamatan Tewah mewakili Polsek Tewah, desa Rangan Tate Kecamatan Mihing Raya mewakili Polsek Sepang, desa Belawan Mulya Kecamatan Manuhing mewakili Polsek Manuhing, serta desa Karya Bhakti Kecamatan Rungan mewakili Polsek Rungan,” kata Rudi kepada pewarta usai membuka kegiatan di Aula Patria Tama Polres Gumas, Selasa(16/06/2020).

Menurut Rudi, tiga kategori dan penilaian  dari lomba tersebut yang sudah ditetapkan Polda Kalteng, yakni lewu milang atau pelep apui yang artinya desa melawan api atau kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman,S.I.K didampingi Kasat Binmas Iptu Sugeng Purwanto bersama tim juri dan peserta  lomba desa Pantang Mundur atau Lewu Isen Mulang dalam memperingati HUT ke-74 Bhayangkara tahun 2020,di aula Patria Tama, Polres Gumas.(Media Dayak/Novri JK Handuran).

“Kategori dan penilaian kedua yakni lewu losok parei. Artinya desa lumbung pangan dan ketahanan pangan. Desa yang menggerakan sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan,” katanya didampingi Kasat Binmas Iptu Sugeng Purwanto dan Kasat Lantas AKP Rikky Operiady S.Sos,S.I.K.

Kategori dan penilaian ketiga adalah lewu tolak peres Corona atau desa melawan virus Corona melalui kesadaran masyarakat dan peralatan pendukung melawan penyebaran Covid-19. 

Lanjut dia, desa pemenang pertama, kedua dan ketiga tingkat Kabupaten Gumas mendapatkan hadiah dari Polres Gumas, dan selanjutnya mengikuti kegiatan yang sama di tingkat Polda Kalteng yang diikuti pemenang pertama, kedua dan ketiga tingkat Kabupaten/Kota di Kalteng.

“Juri kegiatan ini berasal dari sejumlah OPD, yakni Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPBD, dari Polres Gunung Mas dan pihak lainnya yang kita anggap kompeten untuk menjadi juri di kegiatan ini,” tutur Kapolres yang akrab dengan pewarta.

Melalui kegiatan ini, tambah Rudi, desa-desa di Gumas akan menjadi desa yang pantang mundur dalam menghadapi Karhutla dan Covid-19. “Bersama kita perangi Karhutla dan Covid-19,” tutupnya.(Nov/aw)