Kelurga besar SMPN 1 Muara Teweh memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di aula SMPN 1 Muara Teweh, Selasa (27/1/2026).(Media Dayak:ist)
Muara Teweh, Media Dayak
SMP Negeri 1 Muara Teweh menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, pendidikan karakter, serta kebersamaan seluruh warga sekolah.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Rifat Syafieq, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan khidmat. Ia menjelaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj ini dirangkaikan dengan sosialisasi berbagai program sekolah, penguatan mutu dan prestasi, serta pendidikan karakter guna menciptakan generasi yang berkualitas dan berdaya saing.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, serta rasa cinta tanah air. Segala aktivitas hendaknya dijalani secara bersama-sama dengan meneladani Nabi Muhammad SAW dan ajaran-ajaran beliau,” ujar Rifat Syafieq.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari aktivitas pendidikan, baik di dalam maupun di luar sekolah, yang berpedoman pada regulasi pendidikan serta didukung oleh program dan anggaran berkelanjutan sejak tahun 2021.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Muara Teweh, Subagio, memberikan apresiasi kepada pihak sekolah, panitia, serta seluruh guru dan staf atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi sarana introspeksi diri dan penguatan komitmen kita dalam menjalankan tugas di lingkungan sekolah. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman,” ungkap Subagio.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Akhmad Hidayat menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan kejadian luar biasa yang menegaskan kedudukan shalat sebagai ibadah utama dalam Islam. Ia mengingatkan bahwa pada peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW menerima langsung perintah shalat lima waktu dari Allah SWT.
“Isra Mi’raj adalah satu-satunya peristiwa di mana Rasulullah SAW menerima perintah ibadah secara langsung dari Allah SWT, yaitu shalat lima waktu. Ini menunjukkan betapa pentingnya shalat sebagai tiang agama dan penghubung langsung antara hamba dengan Tuhannya,” tutur Ustaz Akhmad Hidayat.
Ia menjelaskan bahwa shalat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi pelajar maupun pendidik.
“Jika shalat dijaga dengan baik, insyaallah perilaku, akhlak, dan tanggung jawab kita juga akan terjaga. Shalat mengajarkan kejujuran, kedisiplinan, serta ketundukan kepada Allah SWT,” tambahnya.
Selain itu, Ustaz Akhmad Hidayat juga menyampaikan kisah tentang malaikat yang memiliki tugas menghitung seluruh tetesan air di dunia sebagai pengingat akan kebesaran dan ketelitian ciptaan Allah SWT, yang seharusnya mendorong umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga SMPN 1 Muara Teweh akan pentingnya menjaga shalat lima waktu, memperkuat iman, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.(lna/Aw)










