Perdana di Pulang Pisau, Sekolah Lansia Cerdik (Seladik) “Uras Bajenta” Resmi di Luncurkan

Pulang Pisau, Media Dayak
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau resmi membuka Program Sekolah Lansia Cerdik (Seladik) “Uras Bajenta”.
 
Pembukaan program tersebut diawali dengan peresmian sekolah dimaksud yang dilaksanakan di Aula Puskesmas Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, kabupaten setempat, Jumat (14/6/2024).
 
Dalam sambutannya, Pj Bupati Pulang Pisau, Hj Nunu Andriani yang dibacakan Plt. Kepala DP3A2KB Pulpis Deni Widarnani menyampaikan, dibukanya Sekolah Lansia ini berdasarkan Undang Undang No 18 BKKBN.
 
Lebih lanjut, Deni Widanarni, menjelaskan bahwa melalui Seladik para lansia akan mendapatkan pembelajaran tentang kesehatan dan bagaimana menghadapi masa tua yang sehat dan berkualitas.
 
“Materi ini diberikan kepada mereka yang masuk dalam sekolah lansia ini, yakni usia 60 tahun ke atas. Semua orang akan memasuki masa lansia, tetapi bagaimana menjadi lansia yang mengerti kesehatan dan menjalani masa tua yang berkualitas,” kata Deni.
 
Ia mengatakan, Sekolah Lansia ini merupakan yang pertama kali di Kabupaten Pulpis dan akan menjadi agenda tahunan. Peserta akan mengikuti program ini selama tiga bulan sesuai dengan ketentuan.
 
“Di Pulang Pisau sendiri, program ini dimulai pada bulan Juni dan akan berakhir dengan wisuda pada bulan September 2024 nanti dengan gelar kelulusan Standar 1 (S1)”, ujar Deni menjelaskan.
 
Masih kata Deni, banyak peminat yang ingin mengikuti Seladik, namun pada tahap awal ini peserta dibatasi hingga 30 orang. Seiring berjalannya waktu, Seladik diharapkan dapat terus dikembangkan.
 
Sementara itu, ketua Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting (K2PS) Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng, Uwanfrid, menyampaikan bahwa 14 kabupaten/kota di Kalteng telah meluncurkan program ini, dengan Kabupaten Pulpis menjadi kabupaten yang ke-14. Dari program tersebut, Kabupaten Gunung Mas dan Kota Palangka Raya sudah melaksanakan wisuda.
 
“Sekolah Lansia ini adalah program pemerintah yang bertujuan untuk membina lansia di desa/kelurahan dan kecamatan agar dapat menjadi mandiri,” kata Uwanfrid.
 
Menurut Uwanfrid, para lansia selama ini sering hanya berdiam diri di rumah dan tidak mengenal lingkungan sekitar, bahkan tetangga pun tidak dikenal.
 
Uwanfrid menambahkan bahwa durasi hingga wisuda nanti berdasarkan aturan adalah 12 kali pertemuan. Jika ingin cepat selesai, pertemuan dapat diadakan selama 2 bulan, 3 bulan, atau 6 bulan.(Alp)
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait