Percepatan Penurunan Stunting di Kalteng Perlu Kolaborasi Lintas Sektor

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Bryan Iskandar. (Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kalteng membutuhkan sinergi yang kuat dari berbagai pihak. Persoalan stunting dinilai tidak bisa ditangani hanya oleh satu instansi, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor agar penanganannya lebih efektif dan berkelanjutan.
Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Bryan Iskandar, mengatakan stunting merupakan persoalan yang kompleks karena tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi anak, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, mulai dari pendidikan, pola asuh, sanitasi, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi anak, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor lain yang saling berkaitan,” katanya, Sabtu (4/7).
Menurut Bryan, keberhasilan program percepatan penurunan stunting tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Dinas Kesehatan. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya agar intervensi yang dilakukan berjalan lebih optimal.
Ia mencontohkan, Dinas Pendidikan dapat berkontribusi melalui edukasi mengenai pola hidup sehat dan penguatan pola asuh keluarga, sementara Dinas Sosial berperan dalam pemetaan serta pendampingan bagi keluarga rentan. Di sisi lain, pemerintah kabupaten dan kota menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program di lapangan.
Bryan menilai kolaborasi yang terintegrasi akan membuat setiap program penanganan stunting lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kalteng untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting, baik melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan. “DPRD siap memberikan dukungan, baik dari sisi kebijakan, pengawasan, maupun alokasi anggaran,” tegasnya.
Menurutnya, fungsi pengawasan akan terus dioptimalkan agar setiap program yang telah direncanakan benar-benar terlaksana secara efektif dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sehingga target penurunan angka stunting di Kalteng dapat tercapai.(YM/AW)