Perampok Gasak Uang Rp135 Juta Milik Warga Gunung Timang Saat Mobil Amblas

KORBAN PERAMPOKAN-Muk (40) korban perampokan saat di rawat RSUD Muara Teweh bersama keluarganya.(Media Dayak:ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Aksi kriminal pencurian dengan kekerasan (curas) alias perampokan, terjadi di Jalan Camp Kandau C-Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Barut), pada Rabu (7/9) sekitar pukul 20.30 WIB kemarin. Korban perampokan teridentifikasi pasangan suami-istri, Muk (40) dan Rit (36), asal Kandui Kecamatan Gunung Timang.

Informasi yang diterima pada Rabu malam, korban Muk sempat dibawa ke Puskesmas Sikui, karena menderita luka bacok dibagian bahu.

“Ada perampokan di Desa Hajak masuk ke jalan Hajak C dekat kuburan. Korban kena tebas dibahunya. Korban dibawa ke Desa Sikui,” ujar sumber media ini di Desa Sikui.

Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Satiyo Budiarjo, Kamis (8/9) siang membenarkan bahwa ada terjadi tindak pidana curas di pertengahan jalan antara Camp Kandau C milik PT AGU dan Desa Hajak.

Kronologis kejadian, kata Kasat Reskrim AKP Wahyu, pada saat Muk dan Rit mengendarai mobil Carry dari Kandau C menuju Desa Walur, mendadak di tengah jalan mobil tersebut amblas.

“Saat korban Muk turun dari kendaraan untuk memeriksa roda yang amblas tiba-tiba dibacok atau ditimpas dengan parang oleh seseorang yang tak dikenal, ” jelas AKP Wahyu.

Dikatakan Kasat Reskrim, perampok datang dari arah belakang. Sabetan parang mengenai punggung serta bahu sebelah kiri korban Muk. Korban berlari sambil berteriak kepada istrinya “Ding, lari ada perampok!”

Perampok menghampiri Rit yang berada di dalam mobil dan mendorong tubuh wanita tersebut. Perampok merebut paksa tas warna hitam milik pelapor yang di dalamnya berisi uang tunai sebesar Rp30.000.000 serta barang lainnya yang ditotal mencapai Rp135.000.000,-.

Menurut Wahyu, polisi masih memburu sang pelaku. “Belum ada gambaran jelas jumlah pelaku. Berdasarkan keterangan korban yang terlihat dan berbuat kejahatan 1 orang,” sebut AKP Wahyu.

Humas RSUD Muara Teweh Agus Redha, saat dihubungi Kamis siang mengatakan, korban Muk dirawat di Lantai IV ruang perawatan, bedah, RSUD Muara Teweh, karena mengalami luka robek dibagian punggung ke arah kanan dan luka robek di atas bahu sebelah kiri.

“Rabu tengah malam Kirana dibawa ke RSUD. Siang ini kondisinya sudah sadar penuh,” kata Agus Redha.(lna/Aw)