Pentingnya Peran Keluarga dalam Membentuk Generasi Berkualitas

Pj Bupati Gumas Herson B. Aden bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng Jeanny Yola Winokan, Ketua Sementara DPRD Gumas Herbert Y.Asin, Ketua TP-PKK Shella Herson B.Aden, Kapolres Gumas AKBP Theodorus Priyo Santosa, Kajari Sugito, Sekda Richard, dan Kepala DP2KBP3A Rina Sari, ketika memukul katambung, sebagai tanda dimulainya peringatan harganas ke-31 sekaligus pencanangan kampung keluarga berkualitas tingkat Kabupaten Gumas tahun 2024, di Desa Tumbang Miwan, Kecamatan Kurun, Senin (21/10/2024).(Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 dan pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas tingkat kabupaten tahun 2024 di Desa Tumbang Miwan, Kecamatan Kurun.
Tema harganas, membangun generasi emas yang bebas stunting melalui pemberdayaan keluarga, membangun masyarakat berbasis keluarga, mensejahterakan masyarakat, melalui pelaksanaan kampung keluarga berkualitas terintegrasi menuju Gunung Mas semakin bersinar.
“Ini [peringatan harganas] menjadi pengingat bagi kita bahwasanya betapa pentingnya peran keluarga, yang menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi berkualitas, yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki kepribadian yang baik,”kata Penjabat (Pj) Bupati Gumas Herson B. Aden pada sambutannya, Senin (21/10/2024).
Herson mengajak seluruh keluarga di Kabupaten Gumas untuk semakin mempererat hubungan keluarga, menjaga komunikasi dan saling mendukung dalam setiap langkah kehidupan.
“Mari tingkatkan peran keluarga sebagai tempat pendidikan pertama dan utama, yang menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang unggul dan berdaya saing,”ujar Herson.
“Saya berharap kepada seluruh perangkat daerah terkait, agar terus berkolaborasi untuk memperkuat program-program pembangunan keluarga. Bersama-sama mewujudkan keluarga yang sejahtera, sehat, dan berbahagia,”imbuhnya.
Terkait program kampung keluarga berkualitas yang dicanangkan, menurut Herson, itu memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan peran keluarga dalam berbagai aspek, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.
“Kampung keluarga berkualitas merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk membangun keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” ucapnya.
Ia mengakui, kampung keluarga berkualitas tidak hanya menjadi tempat untuk memberikan layanan keluarga berencana, tetapi juga sebagai pusat informasi dan edukasi bagi masyarakat.
Disitu akan bersama belajar dan membangun kesadaran tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak, pola asuh anak, pengelolaan ekonomi keluarga, hingga pemberdayaan perempuan dan generasi muda.
“Melalui program ini, kita berharap setiap keluarga dapat berperan aktif, dalam rangka membangun kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitarnya,”kata Herson.
Herson menandaskan, kehadiran kampung keluarga berkualitas diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, seperti stunting, kesehatan reproduksi, dan pemberdayaan ekonomi. Ini diharapkan mampu menjadi model percontohan bagi desa, sehingga program ini tersebar lebih luas dan memberikan manfaat yang lebih besar.
“Saya mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program kampung keluarga berkualitas. Dengan kerja sama solid antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait, cita-cita bersama yaitu keluarga sejahtera dan berkualitas bisa terwujud,”tukas Herson. (Nov/Lsn)