Peningkatan Kapasitas Pengelola Teknis 8 Aksi Konvergensi untuk Percepatan Penurunan Stunting di Kalteng

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng Leonard S Ampung saat menyampaikan sambutan Plt Sekda Kalteng, Kamis (24/10/2024).(Media Dayak/MMC Kalteng)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Pemprov Kalteng melalui Bappedalitbang mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas teknis pengelola 8 Aksi Konvergensi untuk penurunan stunting di kabupaten/kota se-Kalteng. Acara ini berlangsung di Hotel M Bahalap, Kamis (24/10/2024), 
 
Kepala Bappedalitbang, Leonard S. Ampung, mewakili Plt Sekda Provinsi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan strategi nasional percepatan penurunan stunting, serta selaras dengan visi misi Gubernur Sugianto Sabran untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing. 
 
Ia mengungkapkan Provinsi telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 22 Tahun 2023 dan Keputusan Gubernur tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting.
 
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan penurunan angka stunting di Kalteng dari 26,9% pada 2022 menjadi 23,5% di 2023. Meski demikian, empat wilayah masih mengalami kenaikan prevalensi stunting, yakni Kotawaringin Timur, Sukamara, Katingan, dan Palangka Raya. 
 
Leonard menekankan pentingnya pelaporan aksi konvergensi sebagai instrumen strategis untuk penurunan stunting dan memperkuat sinergi lintas sektor. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pelaksana di daerah agar lebih terampil dalam mengelola program, menggunakan data, dan tepat waktu dalam pelaporan. 
 
“Berdasarkan data terbaru, beberapa kabupaten masih belum menyelesaikan pelaporan hingga aksi keenam, sehingga perhatian dan komitmen dari seluruh pihak sangat diperlukan,” katanya mengungkapkan (MMC/Ytm/Lsn)