Pengelolaan Sampah Belum Maksimal

Rudi Hartono, anggota DPRD Kabupaten Katingan

Kasongan, Media Dayak

Pengelolaan sampah di wilayah kecamatan Katingan Tengah, kabupaten Katingan hingga sekarang ini belum maksimal, ungkap Rudi Hartono, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada sejumlah media, Rabu (30/10).

Buktinya, banyak sampah di beberapa pasar Tumbang Samba dan di beberapa ruas jalan di wilayah kecamatan Katingan Tengah tidak sempat diangkut oleh petugas pasukan kuning. Bahkan, di dekat bandara Tumbang Samba tumpukan sampahnya menggunung.

Menurut Rudi saat ditanyakan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat  alasannya, armada angkutan sampah di kecamatan Katingan Tengah itu rusak.

“Beberapa bulan lalu pernah dijanjikan oleh DLH untuk diganti dengan armada yang baru, melalui pengadaan di tahun anggaran 2019, tapi kenyataannya sampai sekarang tidak pernah ada. Konon pengadaannya dibatalkan,“ terang politikus partial Golkar ini.

Sehubungan dengan dibatalkannya pengadaan armada sampah yang baru di APBD Pemkab Katingan tahun anggaran 2019 ini, dirinya berjanji akan menanyakan kembali rencana pengadaan armada tersebut di saat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)  tahun anggaran 2020  yang akan dilaksanakan do bulan November 2019 ini.

Karena, armada angkutan Sampah ini menurutnya, benar-bear sangat dibutuhkan untuk mengangkut Sampah yang jumlahnya antara 4 hingga 5 ton perhari. Jika dibatalkan pengadaannya bagaimana kondisi lingkungan di kecamatan Katingan Tengah ke depan.

Pasalnya, dengan volume 5 ton perhari itu menurutnya selain jauh lebih tinggi volumenya dari sampah yang ada di kecamatan Katingan Hilir juga sangat mengkhawatirkan.

“Oleh karena itu, saya berharap, DLH bisa melakukan pengecekan ke kecamatan Katingan Tengah,“ ujarnya. (KAS)