Penanggulangan Bencana Karhutla Libatkan Semua Pihak

MENGECEK – Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, mengecek, kesiapan sarana dan prasarana personel dalam apel gelar pasukan dalam rangka Kesiapsiagaan menghadapi  Karhutla, Kamis (12/8) lalu. (Media Dayak/Tin/Rsn)

Nanga Bulik, Media Dayak

Kamis (12/8), di Kabupaten Lamandau, dilaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2021. Apel gabungan itu berlangsung di Mapolres Lamandau.

Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, secara langsung juga menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, turut hadir pula unsur pejabat forkopimda seperti Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1017/Lmd, personel TNI dan Polri, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta personel Satpoldam Lamandau.

Acara tersebut juga berlansung serentak secara virtual dan diikuti oleh Kapolda dan jajaran forkopimda provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Seluruh satgas (penanggulangan Karhutla) mulai tingkat provinsi sampai dengan tingkat desa agar dapat mempersiapkan diri. Sarana dan prasarana dipersiapkan sedini mungkin. Lakulan patroli dan sosialisasi di daerah-daerah yang rawan karhutla. Kita saling bersinergi dan bekerjasama mewujudkan Kalteng bebas kabut asap tahun 2021″ucap Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), H Edi Pratowo, saat membacakan amanat Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Kapolres dan Dandim 1017/Lmd mengecek personel satgas serta sarana dan prasarana yang siap digunakan saat proses penanggulangan bencana alam karhutla.

Diketahui, Pemkab Lamandau juga telah menggelar beberapa kali rapat dengan pihak terkait seperti BMKG Pangkalan Bun dan Manggala Agni Daop Pangkalan Bun, dalam upaya mengantisipasi potensi karhutla di Lamandau. rapat-rapat yang digelar menitikberatkan pada upaya menggencarkan sosialisasi pencegahani karhutla.

Bupati juga menyebut, pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla di Lamandau akan tetap dilakukan dengan mengedepankan upaya kerjasama antara pemerintah daerah, dunia usaha dan berbagai pihak lainnya.

“Satgas juga akan terus melakukan koordinasi dengan BMKG untuk memantau update prakiraan cuaca setiap waktunya sambil terus menyiapkan sapras yang bisa digunakan. Satgas juga akan melakukan patroli rutin untuk memantau daerah-daerah rawan karhutla,”cetusnya. (Tin/Rsn)