Ketua DPRD Gunung Mas Binartha.(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Penambahan alat berat Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) dari anggaran APBD sebesar Rp8,4 miliar untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Gumas sudah menjadi kesepakatan bersama antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemkab Gumas. Kesepakatan tersebut disepakati dalam pembahasan anggaran tahun berjalan, sebagai bagian dari prioritas program pembangunan daerah.
Hal demikian dikemukakan Ketua DPRD Gumas Binartha, Selasa (24/2/2026) melalui panggilan telepon.
“Kesepakatan tersebut terkait terbatasnya anggaran di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunung Mas, sehingga disusunlah anggaran yang terbatas untuk penambahan 1 set alat berat, dan alat berat itu nantinya akan ditempatkan di dapil 2 Kecamatan Manuhing Raya, Manuhing, Rungan Barat, Rungan dan Rungan Hulu,” beber Binartha.
“Penambahan 1 set alat berat itu guna menunjang pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan di wilayah Gumas, khsusnya di dapil 2,” tambah Binartha.
Ia menyatakan, penambahan 1 set alat berat itu sangat mendesak, karena keterbatasan peralatan yang ada selama ini menjadi hambatan dalam percepatan pembangunan. “Kondisi geografis daerah kita yang luas serta tantangan medan di sejumlah kecamatan membutuhkan dukungan sarana operasional yang memadai agar pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat dan maksimal,” ujar Binartha.
Disebutnya, nantinya 1 set alat berat itu akan dikelola oleh dinas teknis terkait untuk mendukung pembukaan badan jalan, peningkatan kualitas jalan kabupaten, normalisasi drainase, hingga penanganan darurat saat terjadi kerusakan infrastruktur.
Sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Gumas Bambang Jaya, menuturkan jenis alat berat yang akan ditambah yakni 1 unit eksavator, 1 buah motor grader, dan 1 buah vibro roller, dan saat ini sedang dalam proses tender.
Dengan tambahan alat berat milik daerah tersebut, Bambang berharap ketergantungan terhadap pihak ketiga dapat ditekan, sehingga pengerjaan proyek lebih efisien, cepat, dan hemat biaya dalam jangka panjang. “Dengan tambahan alat berat tersebut, harapan akan konektivitas yang lebih baik dan pembangunan yang merata di Gunung Mas semakin nyata,” ucap Bambang. (Nov/Aw)










