Pemudik Berhati-hati Menjalankan Kendaraannya  

JALAN ALTERNATIF – Jalan antara Tumbang Lahang, Tewang Panjang, Petak Puti Kecamatan Katingan Tengah yang hingga saat ini masih menjadi jalan alternatif bagi kendaraan roda empat yang tonasenya 8 ton ke atas. Padahal kita ketahui, badan jalannya sedang dalam keadaan rusak. (Foto : Media Dayak/Kas)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Tidak terasa, ibadah puasa yang dijalankan oleh umat Muslim di Kabupaten Katingan pada Ramadhan 1444 H/2023 ini sudah mencapai 15 hari. Berarti, tinggal 15 hari lagi. Waktu 15 hari tersebut juga tidak terasa saat kita jalani.

Dan, mendekati hari raya Idul Fitri 1444 H nanti, tidak semua masyarakat yang tinggal di Kasongan berlebaran di Kasongan, tapi ada pula sebagian yang berlebaran ke tempat kelahirannya, baik ke ibukota Kecamatan, ke bagian hulu maupun ke bagian hilir. Bahkan di luar dari Kabupaten Katingan. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Rudi Hartono S Sos, ketika dibincangi terkait hal tersebut, Rabu siang (5/4), mengingatkan kepada pemudik, terutama kepada umat Muslim yang sedang pulang kampung (pulkam) untuk merayakan hari Idul Fitri 1 Syawal 1444 H bersama keluarganya agar berhati-hati dalam menjalankan kendaraannya. “Baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat,”ingat Rudi.  

Karena, di situasi menjelang lebaran atau hari Idul Fitri ini menurut Rudi, sudah menjadi tradisi masyarakat kita pulkam untuk merayakannya bersama keluarga besarnya di daerahnya masing-masing. Dengan banyaknya masyarakat yang pulkam, secara otomatis saja pada waktu yang bersamaan dipastikan banyak kendaraan yang juga hilir-mudik di jalan yang sama. “Untuk itulah, bagi pengendara perlu ekstra hati-hati,”legislator Partai Golkar ini. 

Khusus untuk masyarakat kita yang mudik ke wilayah bagian hulu, seperti ke wilayah Kecamatan Katingan Tengah, Sanaman Mantikei, Marikit hingga Katingan Hulu dan sekitarnya menurutnya, agar lebih berhati-hati lagi. Pasalnya, ruas jalan di bagian hulu Katingan, selain memang sudah ada beberapa kerusakan sebelumnya, ditambah lagi dengan saat ini digunakan sebagai jalan alternatif selama perbaikan jembatan Sei Katingan. “Maksudnya, selama perbaikan jembatan Sei Katingan di Kasongan, ruas jalan di bagian hulu tersebut sering dilalui ratusan kendaraan roda empat dengan tonase di atas 8 ton,”katanya.  

Sehingga, lanjutnya, kerusakan jalan tersebut kian hari rusaknya semakin bertambah, sementara untuk rencana perbaikan dari instansi terkait, hingga kini masih belum ada. “Oleh karena itu, tolong berhati-hati menjalankan kendaraannya. Semoga selamat di perjalanan hingga ke tujuan,” harap anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (Kas/Rsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait