
Aan Nurhasan
Palangka Raya, Media Dayak
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki beragam potensi baik dari segi Sumber Daya Alam (SDA), Perekonomian hingga pembangunan Infrastruktur. Namun disamping itu diperlukan keinginan, kerja keras dan sinergitas antara Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, swasta hingga seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda yang mampu menyumbangkan tenaga maupun pemikiran yang terintegritas, agar potensi tersebut dapat tergali secara maksimal.
Dengan adanya keinginan kuat untuk menggali potensi serta memajukan Bumi Tambun Bungai, saat ini sejumlah masyarakat mencoba untuk turut andil dalam menyumbangkan tenaga serta pemikirannya, dengan menjadi peserta Pemilu Legislatif (Pileg), yang akan diselenggarakan secara serentak pada 17 April mendatang. Salah satunya seperti Aan Nurhasan yang terpanggil untuk mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai salah satu Pemuda di Provinsi Kalteng.
Pemuda kelahiran Tangerang, Provinsi Banten 14 Januari 1980 yang akrab disapa ‘Bang Aan’ ini, telah begitu jatuh cinta dan ingin mengabdikan diri pada Provinsi Kalteng. Hal Ini dia tunjukkan dengan keaktifannya diberbagai organisasinya, baik intra maupun ekstra kampus untuk berkhidmat dengan intens pada berbagai permasalah yang dihadapi Provinsi Kalteng.
“dengan keikutsertaan saya diberbagai organisasi, baik itu intra maupun ekstra kampus, saya berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Kalimantan Tengah, dengan cara menyumbangkan berbagai pemikiran-pemikiran, dan saya merasa hal ini juga merupakan tugas dan kewajiban saya sebagai salah satu Pemuda, agar Kalimantan Tengah menjadi lebih baik dan berkah”Ucap Aan, saat dibincangi media ini, Minggu (3/3) kemarin.
Selain itu, sambung Aan, setelah dirinya menyelesaikan Study S1 teknik sipil di Universitas Palangka Raya (UPR) pada 2007, dirinya memilih dan memutuskan untuk tidak kembali ke tanah kelahirannya yaitu Provinsi Banten, melainkan hidup menetap di Provinsi Kalteng demi melanjutkan khidmat cintanya pada Bumi Tambun Bungai.
“Saat selesai kuliah, saya membulatkan tekad dan memutuskan untuk menetap di Kalteng. Hal ini saya lakukan, demi melanjutkan cita-cita serta rasa cinta saya sebagai pemuda, untuk mengabdi dan turut andil dalam membangun Bumi Tambun Bungai diberbagai sektor.”Tandasnya.
Dikatakan Aan, saat ini ada beberapa persoalan krusial yang harus dihadapi Provinsi Kalteng, diantaranya yaitu bagi pemuda harus tersediakan sarana dan prasarana bagi kelayakan tumbuh dan kualitas hidupnya di Kalteng, pengangguran terbuka di Kalteng yang didominasi lulusan SLTA, sarana dan prasarana bagi kaum Ibu dan anak-anak, sebagai tombak pembangunan peradaban dan generasi penerus bangsa, prestasi danserta pentingnya untuk terus menjaga dan memelihara Provinsi Kalteng sebagai salah satu paru-paru dunia.
Bahkan, dirinya menilai perlu adanya pengembangan sarana dan prasarana olahraga, salah satunya seperti olahraga sepakbola guna memperkuat daerah Kalteng untuk berkopetisi pada ajang – ajang bergengsi baik ditingkat daerah maupun tingkat Nasional.
“Persoalan-persoalan inilah yang menggerakan hati saya untuk mendapatkan solusi dengan berjuang melalui jalur politik. Inilah yang akan menjadi muara program saya, dan akan saya perjuangkan sebagai salah satu peserta Pileg 2019.” Pungkas mantan pemain yang pernah mengharumkan nama sepakbola Kalteng dari Klub Persepar , PS. UPR dan PS. peteng Penyang ini.(Nvd)













