Pemprov Kalteng Setujui Tiga Raperda Menjadi Perda  

MELAKUKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, berfoto bersama unsur pimpinan DPRD Kalteng, usai melakukan penandatanganan persetujuan bersama terhadap tiga Raperda menjadi Perda, di ruang rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Senin (22/08/2022) (Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, menyampaikan persetujuan Pemprov Kalteng atas tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) yang di bahas Pansus DPRD Provinsi Kalteng menjadi peraturan daerah (Perda)

“Tiga Raperda tersebut pertama, Raperda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, kedua Raperda tentang Rencana Umum Energi Daerah dan, ketiga Raperda tentang Pembinaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah Provinsi Kalteng untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Perda Provinsi Kalteng,”ungkap Wagub di Rapat Paripurna Ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022 DPRD Kalteng, Senin (22/08).

Kita telah menyepakati bersama lanjut Wagub, bahwa pelayanan Administrasi Kependudukan merupakan hal penting untuk menjadi perhatian kita bersama. Negara berkewajiban memberikan perlindungan dan pengakuan status hukum atas peristiwa kependudukan maupun peristiwa penting yang dialami penduduk. 

“Oleh karena itu, penerbitan dokumen kependudukan serta tidak adanya diskriminasi dalam pelayanan tersebut merupakan kewajiban Pemda yang merupakan perwakilan Negara pada tingkat bawah,”jelasnya di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Kalteng.

Dengan adanya Kebijakan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dalam bentuk Perda ini, maka Pemprov dan DPRD telah menunjukan eksistensinya sebagai abdi masyarakat dalam hal memberikan kepastian hukum terhadap pelayanan dalam bidang Administrasi Kependudukan. 

“Dengan adanya Perda ini, kita berharap masyarakat Kalteng dapat terjamin dan terlindungi haknya untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan. Ke depan, mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat Kalteng yang kesulitan mengakses Administrasi Kependudukan,”jelas Wagub.

Selanjutnya, terkait dengan Raperda tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED). Dengan adanya RUED, harapannya ke depan adalah tercukupinya penggunaan energi dalam rangka pelaksanaan pembangunan di Bumi Pancasila ini.

“Kiranya dengan adanya RUED sebagai kebijakan daerah, pemanfaatan energi di Kalteng dapat terukur dan terlaksana secara tepat sasaran maupun tepat guna,” tambah Wagub.

Lebih lanjut, Wagub mengucapkan terima kasih atas kerjasama anggota dewan yang telah secara maksimal bersama-sama Tim Pemda melakukan pembahasan Raperda tentang Pembinaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah Provinsi Kalteng. 

“Banyak masukan dan saran yang substantif telah disampaikan bahkan menjadikan hal baru dalam penyusunan Raperda ini. Ini menunjukan bahwa ada kepedulian kita bersama terhadap perkembangan dan kelanjutan Bahasa Indonesia maupun Bahasa dan Sastra Daerah kita,”pungkas Wagub. (Ytm/Rsn)

 

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait