Rakor Unsur Pendukung Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (26/2).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah Provinsi Kalteng (Pemprov Kalteng) menyatukan seluruh unsur lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kalteng. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S Ampung, mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, di Istana Isen Mulang, Kamis (26/2).
Dalam arahannya, Leonard menegaskan bahwa KHBS merupakan langkah strategis Pemprov Kalteng untuk memperluas perlindungan sosial dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan, program ini tidak hanya dipandang sebagai bantuan, tetapi sebagai sistem pelayanan terpadu yang harus dikelola secara terkoordinasi, akuntabel, dan berkelanjutan.
“Kita ingin seluruh unsur pendukung bergerak bersama, menyamakan langkah, dan memastikan pelaksanaannya tepat sasaran serta memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Leonard.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng Eddy Karusman menjelaskan, KHBS memberikan bantuan pangan senilai Rp150.000 melalui Perum BULOG dan bantuan tunai Rp250.000 melalui rekening Bank Kalteng. Program ini menargetkan hingga 300.000 keluarga miskin dan rentan miskin di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng.
Ia menambahkan, calon penerima merupakan keluarga yang terdata dalam DTSEN serta tidak sedang menerima bantuan sosial lain, seperti PKH, bantuan sembako, maupun BLT Dana Desa. Seluruh tahapan penyaluran dilakukan melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah dengan dukungan relawan Huma Betang guna menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.
Dari sisi penganggaran dan pengawasan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalteng Syahfiri menyampaikan bahwa Pemprov Kalteng menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada kabupaten dan kota sebagai dukungan operasional bagi unsur masyarakat dan aparat yang mengawal penyaluran KHBS di lapangan.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah menegaskan kesiapan pihaknya mendukung penyaluran KHBS secara terstruktur. Penetapan alokasi penerima dilakukan secara proporsional berdasarkan perbandingan jumlah keluarga miskin dan rentan miskin di setiap wilayah, agar distribusi bantuan berjalan adil dan tepat sasaran.
Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalteng Herson B Aden, kepala perangkat daerah terkait, serta pemerintah desa dan pemuka agama se-Kalteng yang mengikuti kegiatan secara virtual.(MMC/YM/AW)










