Wakil Gubernur Kalteng; Habib Ismail Bin Yahya
Palangka Raya, Media Dayak
Wakil Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya menyebutkan, Pemprov Kalteng mendapat sekitar 381 kuota formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang terdiri dari berbagai bidang pada tahun 2019. Tentu ini menjadi sesuatu yang dinanti-nanti karena jumlah formasi di pemerintah kabupaten dan kota juga terbilang banyak.
Formasi CPNS di Kalteng akan segera diumumkan, baik itu untuk untuk tingkat pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Ini tentunya kesempatan besar bagi yang ingin berkompetisi untuk menjadi abdi negara.
“Untuk lingkup Pemprov Kalteng saja ada 381 formasi, dan kalau dijumlahkan dengan formasi di pemerintah kabupaten dan kota, tentu cukup banyak formasi se-Kalteng. Jadi dalam waktu segera akan diumumkan, segala persyaratannya,” katanya, Kamis (24/10).
Wagub mengajak putra terbaik Kalteng memanfaatkan formasi CPNS yang kembali dibuka tahun ini. Proses penerimaan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni menggunakan sistem daring atau online. Maka dari itu, putra daerah diingatkan menyiapkan diri untuk berkompetisi, sehingga jangan sampai proses penjaringan seakan tidak berpihak kepada putra daerah.
Pihaknya mengatakan, pemerintah juga akan berusaha mendorong agar yang nantinya menempati kuota formasi CPNS ini merupakan putra putri daerah. Hanya saja, dari awal semua persyaratan dan kesiapan juga harus diperhatikan oleh yang bersangkutan.
“Semuanyakan harus dipenuhi apa saja persyaratannya. Dan pemerintah, Insya Allah juga akan mendorong putra daerahlah menduduki formasi itu,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng Katma F Dirun menyebutkan, dari 381 kuota formasi CPNS lingkup Pemprov Kalteng, didominasi oleh formasi tenaga pendidik dengan jumlah 268 formasi, kemudian disusul tenaga kesehatan sebanyak 71 formasi dan tenaga teknis 42 formasi.
“Dari semua tenaga pendidikan dan tenaga teknis semuanya minimal Strata 1 (S1), kalau untuk kesehatan lebih hanyak tenaga keperawatan dengan diploma 3 (D3). Jadi untuk formasi untuk lulusan SMA tidak ada, karena minimal D3,” pungkas Wagub Kalteng.(YM)













