Pemprov Akan Dukung Pengelolaan Migas di Kalteng

Habib Ismail bin Yahya

Palangka Raya, Media Dayak

Informasi pengeboran minyak dan gas bumi (migas) yang dilakukan di Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan diharapkan betul-betul ada dan bisa dikembangkan ke depan. 

Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya mengatakan apabila pengoboran migas ini dapat dibangun dan dikelola dengan baik maka akan memberikan dampak yang besar untuk daerah ini.

Pasalnya menurut Wagub, dampak yang diperoleh dari adanya industri ini akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah karena akan menjadi salah satu sumber penyumbang pendapatan yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Hal ini sangat dimungkinkan karena Kalteng memang memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah. “Kalteng ini kan memiliki SDA melimpah, apabila memang betul di Kalteng ini memiliki industry migas maka ke depan akan menjadi salah satu sumber meningkatkan PAD,” ungkapnya.

Wagub menjelaskan, selain sebagai salah satu sumber meningkatkan PAD, industri migas tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar di Kabupaten Seruyan dan Kalteng pada umumnya. Untuk itu, dampak yang diperoleh selain tingkatkan PAD juga turunkan angka pengangguran.

“Sehingga kehadiran industri migas ini akan membangun Kalteng, tingkatkan PAD dan lapangan pekerjaan,” jelasnya kepada media saat diwawancarai usai pelaksanaan penyematan satyalencana karya setya kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (17/12).

Untuk itu, Kalteng sebagai penghasil migas juga harus sejalan dengan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo, bahwa jangan ada mafia migas. Maksudnya, mafia migas adalah daerah yang seharusnya sudah memiliki killing minyak dan produksi minyak sendiri tetapi masih impor.

“Apabila potensi migas di Kalteng ini ada maka harus memiliki kilang sendiri, produksi sendiri dan kita pasarkan sendiri,” pungkasnya. (Ytm/Lsn)