Pemkab Mura Bersama Wakil Menteri Kesehatan Gelar Webinar Bahas Akselerasi Capaian Vaksinasi

Wakil Bupati Mura Rejikinoor saat memimpin webinar dengan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. (Media Dayak/Lulus Riadi)
Puruk Cahu, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) mengikuti pertemuan koordinasi untuk membahas Akselerasi Capaian Vaksinasi secara virtual (Webinar) bersama Wakil Menteri Kesehatan, yang berlangsung di Aula A Setda Mura, Rabu (17/2/2021).
Webinar itu dipimpin Wakil Bupati Mura Rejikinoor, didampingi didampingi Sekda, Hermon dihadiri Asisten I Serampang, Kadis Kesehatan dr. Suria Siri, Kadis Kominfo SP, Bimo Santoso, Kadis Sosial Rusine, Sekretaris BPBD Mujib, Inspektur yang diwakili Irban I Nipe Syarkawi, Sekretaris Pol PP Hendri Silvanus.
Dalam pertemuan koordinasi untuk membahas Akselerasi Capaian Vaksinasi secara webinar bersama Wamenkes Dante Saksono Harbuwono yang langsung memimpin pertemuan dengan diawali pemaparan terkait Akselerasi Vaksinasi Dan Pelacakan Kontak (Contact Tracing).
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengutarakan, Periode Vaksinasi 1.46 Jt Sdm Kesehatan segera usai hingga 21 Februari 2021, Indonesia mampu menyuntik 120 Ribu per hari, namun di hari minggu sangat dedikit penyuntikan. “Capaian Vaksinasi Per Dosis Per Provinsi adalah Provinsi Bali Tertinggi Dosis 1, Provinsi Jawa Tengah Tertinggi Dosis 2, sementara Kabupaten dan kota yang mencapai vaksinasi tertinggi adalah Kabupaten Tana toraja, Bandung, Merauke, teluk wondana, manokwari Selatan, Bandung, Kotawaringin Barat, sidoarjo, sementara Kotamadya adalah Banjar, Bandung, dan Surabaya,”Kata Dante.
Wamenkes juga menerangkan bahwa berdasarkan rekomendasi ITAGI, per 11 Februari 2021, Kemenkes mengeluarkan surat edaran bahwa orang dengan kondisi di bawah ini dapat divaksinasi:
Kelompok komorbid,
1. Hipertensi, kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 mmHg;
2. Diabetes, sepanjang belum ada komplikasi akut; dan
3. Penyintas kanker
• Penyintas COVID-19 dapat divaksinasi jika sudah dinyatakan sembuh lebih dari 3 bulan
• Ibu menyusui “86% peserta yang batal/tunda vaksin masih mungkin menerima vaksinasi (dengan konfirmasi ulang).” Ungkap Wamenkes.
Lebih lanjut Dante menyampaikan bahwa Indonesia segera memasuki Vaksinasi Tahap II. Petugas Publik dan Lansia akan mendapatkan prioritas Vaksinasi dengan catatan umur 60 tahun ke atas bisa divaksinasi berdasarkan rekomendasi BPOM dan ITAGI dan Vaksinasi dapat dilakukan juga terhadap orang dengan komorbid terkendali (rekomendasi ITAGI).
Sementara itu, Wakil Bupati Mura Rejikinoor menyambut baik dan mengapresiasi dengan rencana pelaksanaan vaksinasi tahap dua. Ia berharap agar pelaksanaan vaksinisasi tahap kedua khususnya di Kabupaten Mura berjalan lancar. “Saya berharap agar masyarakat turut berpartisipasi dalam program vaksinasi sehingga Indonesia sukses umum dan secara terkhususnya di Kabupaten Mura terbebas dari Covid-19,” Tandasnya. (Lus/Lsn)