Pemkab Kobar Jaring Pejabat Berkualitas Lewat Seleksi Terbuka

Sekda Kobar Rody Iskandar saat di ruang kerjanya, (Media Dayak/Riduan)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) secara resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Kebijakan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan proses rekrutmen pejabat yang terbuka, kompetitif, serta memberikan kesempatan luas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk berpartisipasi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kobar, Rody Iskandar, S.Sos., M.Si selaku Ketua Panitia Seleksi menegaskan bahwa seleksi terbuka tahun ini mencakup 15 posisi strategis di lingkungan Pemkab Kobar. Seluruh jabatan tersebut akan diisi melalui mekanisme seleksi yang mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan profesionalisme guna menghasilkan aparatur yang berkualitas.
Adapun formasi jabatan yang dibuka meliputi sejumlah posisi penting, di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, hingga Kepala Dinas Kesehatan. Selain itu, jabatan lain seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang juga turut menjadi bagian dari seleksi ini.
Dalam penyampaiannya saat apel pagi di halaman Kantor Bupati, Rody Iskandar menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi tahun ini menghadirkan berbagai inovasi pelayanan. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi peserta, khususnya dalam tahapan administrasi dan pendaftaran.
“Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi ASN Karir yang terintegrasi dalam MyASN, di mana seluruh ASN telah memiliki akun masing-masing,” ujar Rody, Kamis (26/3).
Ia menambahkan, Pemkab Kobar menerapkan pendekatan berbeda dalam penyelenggaraan seleksi kali ini, dengan menitik beratkan pada peningkatan kualitas layanan, baik dari aspek keterbukaan informasi maupun efisiensi waktu pelaksanaan.
Tidak hanya itu, seluruh asesor yang dilibatkan dalam proses seleksi telah mengantongi sertifikasi profesional. Untuk menjamin kualitas dan objektivitas penilaian, Pemkab Kobar juga menjalin kerja sama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan asesmen.
Komitmen menjaga independensi seleksi turut diperkuat melalui keterlibatan unsur eksternal dalam panitia seleksi. Bahkan, komposisi panitia didominasi oleh kalangan akademisi yang diharapkan mampu memberikan penilaian secara netral dan berimbang.
Melalui seleksi terbuka ini, Rody Iskandar berharap dapat menjaring pejabat pimpinan tinggi pratama yang tidak hanya memiliki kompetensi mumpuni, tetapi juga berintegritas tinggi serta profesional. Dengan demikian, para pejabat terpilih nantinya diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab Kotawaringin Barat. (MMC Kobar/Rd/Lsn/Aw)