Pemkab Katingan Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan RI Ke 80 Berjalan Khidmat

Kasongan, Media Dayak
Bertindak sebagai inspektur upacara,(irup) Bupati Katingan Saiful. Sedangkan yang hàdir, selain ketua TP PKK Ny Sumiati Saiful dan Wabup Firdaus beserta isterinya, juga Pj Sekda Christian Rain, Bupati Katingan periode 2018-2023 Sakariyas, Wabup Katingan 2018-2023 Sunardi NT Litang, sejumlah staf akhli Bupati, Asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Katingan, sejumlah Camat, Lurah dan Kades, ketua DPRD Kabupaten Katingan Marwan Susanto beserta Waket I, waket II dan anggota DPRD lainnya beserta isterinya masing-masing, Forkopimda, sejumlah pimpinan Perbankan, BUMD, BUMN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, pelajar, ormas, serta sejumlah undangan lainnya.
Bupati Katingan Saiful dalam sambutannya mengatakan, momentum peringatan HUT RI ke 80 ini menjadi bagian penting dalam merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, untuk mempersatukan seluruh elemen masyarakat.
Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa 80 tahun yang lalu menurut Saiful, yaitu pada 17 Agustus 1945, kemerdekaan bangsa Indonesia diproklamasikan oleh bapak Ir Soekarno dan Dr Muhammad Hatta. Di tanggal tersebut, dapat kita nyatakan sebagai puncak dari perjuangan panjang anak-anak bangsa, yang selama itu hidup menderita terbelenggu di bawah penindasan penjajahan yang berlangung sekitar 3,5 abad.
Kini kita, lanjutnya, sudah di alam kemerdekaan, tentu bukanlah merupakan sebuah hadiah dari bangsa-bangsa lain, akan tetapi merupakan hasil sebuah perjuangan panjang dari para pahlawan kusuma bangsa, di mana mereka mengorbankan segalanya. Baik jiwa, raga, darah, harta maupun air mata. “Demi terwujudnya suatu alam merdeka, alam kebebasan dari belenggu penjajahan, negara impian dan NKRI yang sekarang ini ada di tengah-tengah kita semua,” kata Saiful.
Terhadap pengorbanan yang telah mereka lakukan tersebut menurutnya, tentu saja kita semua patut memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada mereka yang mendahului kita.
Oleh karena itu, di alam kemerdekaan saat ini, dirinya mengajak kepada kita semua berjalan dengan bergandengan tangan, tidak saling membenci dan saling mencurigai, tidak mencari-cari kelemahan sesama, tapi marilah kita semua hidup saling mendukung dan saling menguatkan. “Sehingga, terwujudnya bangsa Indonesia yang maju, sejahtera, berkeadilan dan berakhlak mulia,” ajak orang nomor satu di Kabupaten berjuluk bumi Penyang Hinje Simpei ini. (Kas/Lsn)