Pemkab Kapuas Ikuti Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2026

PAPARAN – Bupati Kapuas HM Wiyatno saat menyampaikan paparan pada kegiatan Rapat Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, Senin (27/4/2026). (Media Dayak/ hmskmf)

Kuala  Kapuas , Media Dayak

Pemerintah Kabupaten Kapuas mengikuti kegiatan Rapat  Penilaian Kinerja  Stunting Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Tahun  2026  yang  dilaksanakan secara hybrid,  bertempat  di  Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, Senin  (27/4/2026). Kegiatan ini merupakan tindak  lanjut  Surat  Plt.  Kepala Bapperida Provinsi   Kalimantan Tengah selaku Wakil Ketua  II TPPS Provinsi   Kalimantan Tengah Nomor

000.7.5/415/V/Bapperida/2026 tanggal 23 April 2026 tentang penyampaian jadwal  Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

Dalam  kesempatan tersebut, Bupati  Kapuas HM Wiyatno memaparkan secara virtual melalui Zoom Meeting berbagai  langkah  strategis  Pemerintah Kabupaten Kapuas  dalam  percepatan penurunan stunting yang menjadi salah  satu   prioritas   pembangunan  daerah   dan   dilaksanakan  secara  terarah,   terpadu   serta berkelanjutan melalui kolaborasi lintas  sektor.

Bupati   menyampaikan komitmen   Pemerintah Kabupaten Kapuas  dalam  penanganan  stunting diperkuat                    

melalui berbagai regulasi pendukung, di antaranya Peraturan Bupati  tentang Percepatan Penurunan Stunting,

pedoman pengalokasian Dana  Desa  untuk mendukung intervensi  stunting, penetapan Desa  dan  Kelurahan prioritas,  pembentukan Tim  Pencegahan dan  Percepatan  Penurunan Stunting  (TP3S),   hingga kebijakan percepatan akses sanitasi layak melalui pembongkaran jamban helikopter di bantaran sungai.

Dalam  paparannya, Bupati  menegaskan  percepatan penurunan stunting di  Kabupaten Kapuas dijalankan melalui siklus aksi  konvergensi, mulai  dari perencanaan berbasis data,  pelaksanaan intervensi  terintegrasi, pemantauan dan  evaluasi berkala,  hingga  dukungan regulasi dan  publikasi yang   berkelanjutan. Melalui pendekatan  tersebut,   seluruh   Perangkat  Daerah,   Pemerintah  Kecamatan,  Desa   dan   para  pemangku kepentingan didorong bergerak secara sinergis untuk mencapai target penurunan stunting.

Lebih  lanjut,  berbagai capaian yang  telah  diraih, termasuk progres  aksi  konvergensi di tingkat  Kecamatan, capaian 31 indikator  intervensi  pada  kelompok  sasaran, serta  realisasi anggaran intervensi  stunting tahun

2025   yang   menunjukkan  keseriusan  Pemerintah  Daerah  dalam  menangani  persoalan stunting secara menyeluruh.

“Penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab  Pemerintah, tetapi membutuhkan gotong  royong seluruh elemen masyarakat,” tegas Bupati dalam paparannya.

Dalam  mendukung  percepatan  penurunan stunting,  Bupati   turut  mengapresiasi kontribusi  dunia   usaha melalui program  Corporate Social Responsibility (CSR), seperti  penyediaan akses air bersih,  pembangunan rumah  sehat  di wilayah terpencil, dukungan pemberian makanan tambahan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.  Kolaborasi pemerintah dan  sektor  swasta dinilai  menjadi kekuatan penting  dalam memperluas jangkauan intervensi  dan memperkuat upaya pencegahan stunting di daerah.

Pemerintah Kabupaten Kapuas juga  terus  menghadirkan berbagai inovasi intervensi  konvergensi stunting, seperti  layanan pembuatan akta  kelahiran dan  KIA gratis  langsung di tempat,  program  sambungan rumah untuk air minum  layak, pembangunan jamban sehat,  serta berbagai intervensi  spesifik dan sensitif mulai  dari pembinaan posyandu, kelas  ibu hamil, skrining anemia remaja  putri, pemberian vitamin  dan bantuan pangan, hingga pendampingan keluarga berisiko stunting.

Bupati  Kapuas menegaskan  percepatan penurunan stunting merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi unggul menuju  Kapuas yang  maju,  tangguh, sehat  dan  berprestasi. Dengan  sinergi pemerintah, masyarakat,  dunia  usaha dan  seluruh  pemangku kepentingan, Kabupaten Kapuas optimistis mampu terus menurunkan prevalensi stunting dan mewujudkan generasi masa depan yang  berkualitas.

“Cegah stunting sejak  dini, untuk generasi berkualitas menuju  Kapuas Maju, Tangguh, Sehat  dan Berprestasi,” menjadi penegasan sekaligus komitmen  bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kapuas.

Turut mendampingi Bupati  Kapuas dalam kegiatan tersebut,  Sekretaris Daerah  Kabupaten Kapuas Usis  I. Sangkai, Kepala  Bapperida Kabupaten Kapuas Ahmad  M. Saribi, Kepala  Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr. Agus  Waluyo, Kepala  Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas dr. Tri Setyautami, serta peserta  rapat  lainnya. (hmskmf/Lsn)