Pemkab Gumas Terus Benahi Sarana Prasarana Wisata

Kepala Disbudpar Gumas Hansli Gonak. (Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus menggenjot perbaikan sarana prasarana wisata yang ada di wilayah tersebut dalam upaya peningkatan perekonomian dan kemajuan daerah.

“Pengembangan sarana prasarana wisata di Kabupaten Gunung Mas dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada,” ungkap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melalui Kepala Disbudpar Hansli Gonak, Kamis (14/3) kemarin.

Hansli menjelaskan, peningkatan sarana prasarana wisata yang akan dilakukan tahun 2024, yakni pembenahan objek wisata air terjun Batu Mahasur yang berjarak tempuh kurang lebih 2 km dari Kota Kuala Kurun.

“Penataan objek wisata air terjun Batu Mahasur bagian bawah sudah dilakukan, dan tahun 2024 ini penataan akan dilakukan di bagian atas berupa pembuatan panggung, pos retribusi, mushola, taman, tempat kuliner, pembuatan siring, dan penataan lainnya. Anggaran penataan kurang lebih Rp3 miliar bersumber dari APBD Gunung Mas, dan saat ini sedang dalam proses review perencanaan,” papar Hansli.

Mantan Camat Mihing Raya, Kahayan Hulu Utara, Sepang dan Kurun itu melanjutkan, selain pembenahan objek wisata air terjun Batu Mahasur, Pemkab Gumas juga akan melanjutkan pembenahan objek wisata Batu Suli di Desa Upon Batu Kecamatan Tewah.

“Pembenahan objek wisata Batu Suli sudah dilakukan tahun 2023 lalu di lokasi jalan masuk menuju penyebrangan jembatan gantung menggunakan dana CSR perusahaan besar swasta berupa pembuatan taman, gazebo, pos retribusi dan pembangunan toilet,” tutur Hansli.

“Tahun ini juga kita usulkan ganti rugi lahan masyarakat untuk persiapan pembangunan fisik di titik kumpul pertama sebelum naik ke atas menuju Puruk Amai Rawang, berupa pembuatan taman, pos retribusi, gazebo, dan toilet,” imbuh mantan Lurah Kurun itu.

Hansli menegaskan, pembenahan sarana prasarana yang dilakukan terhadap objek wisata yang ada di Gumas dimaksutkan untuk memberi rasa nyaman bagi pengunjung dan menarik kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar negeri, serta memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembenahan sarana prasarana wisata di Kabupaten Gunung Mas dilakukan secara bertahap, dan terus dipromosikan sehingga masyarakat luar Gunung Mas bisa mengetahui potensi wisata yang ada di wilayah ini dan masyarakat kita bisa mendapatkan manfaat ekonomi demi peningkatan kesejahteraan,” tukas Hansli.

Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan itu menambahkan, Gumas memiliki banyak potensi wisata, seperti cagar alam, cagar budaya dan kuliner yang tersebar di 12 kecamatan.

“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus berikhtiar memperbaiki sarana dan prasarana wisata yang ada, sehingga nantinya bisa menjadi penyumbang bagi pendapatan asli daerah dan peningkatan ekonomi lokal yang ada sekitar tempat wisata,” pungkas Hansli. (Nov/Aw)