Pemkab Gumas Segera Tangani Jalan Kabupaten

Bupati Gumas Jaya S Monong. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Penanganan jalan kabupaten menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Hal itu dilakukan demi kelancaran transportasi barang dan manusia dan demi kemajuan wilayah.

Jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemkab Gumas, yakni ruas jalan Kurun-Sarerangan-Tewah-Batu Nyiwuh-Sei Riang-Tumbang Miri-Batu-Tangkoi-Tumbang Marikoi-Tumbang Mahuroi, serta ruas jalan Kurun-Sepang-Bereng Malaka.

“Penanganan fungsional ruas jalan kabupaten Tewah-Tumbang Miri sudah dianggarkan dari anggaran pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus dan dana inpres,”kata Bupati Gumas Jaya S Monong, Selasa (28/3).

Untuk penanganan ruas jalan kabupaten Kurun-Sepang-Bereng Malaka dan penanganan jalan lainnya di Gumas, Jaya pastikan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran dan dilakukan secara adil dan merata.

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gumas Baryen menyampaikan, tahun ini penanganan jalan kabupaten Tewah-Tumbang Miri melalui dana alokasi khusus. Sudah dilakukan lelang dan dalam waktu dekat sudah ada kegiatan di lapangan.

“Penanganan ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh dari dana alokasi khusus kurang lebih 17,2 miliar, dengan penanganan efektif lapis tipis aspal beton, latastos lapis Aus HRS-WC sekitar 3.883,5 meter, dan penanganan lapis permukaan agregat tanpa penutup aspal sepanjang 3.526 meter,”kata Baryen.

Baryen menjelaskan, terdapat tiga segmen tanjakan mulai Sta 12+240 di sekitar Desa Upon Batu yang ditangani dengan beton dengan panjang 170 meter. Saat ini sudah fase persiapan kontrak fisik.

Selanjutnya ruas jalan Batu Nyiwuh-Sei Riang direncanakan ditangani dengan usulan dana inpres penanganan jalan dengan potensi penanganan 37,5 miliar yang akan dilakukan sekitar Juni/Juli 2023, melanjutkan penanganan dana alokasi khusus 2022.

Penanganan ruas jalan Tewah-Tumbang Miri pada bagian yang tidak tertangani oleh dana dana alokasi khusus dan usulan dana inpres, pemkab minta perusahaan besar swasta di wilayah itu berpartisipasi untuk menjaga fungsional jalan. (Nov/Aw)

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gumas Baryen menyampaikan, tahun ini penanganan jalan kabupaten Tewah-Tumbang Miri melalui dana alokasi khusus. Sudah dilakukan lelang dan dalam waktu dekat sudah ada kegiatan di lapangan.

“Penanganan ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh dari dana alokasi khusus kurang lebih 17,2 miliar, dengan penanganan efektif lapis tipis aspal beton, latastos lapis Aus HRS-WC sekitar 3.883,5 meter, dan penanganan lapis permukaan agregat tanpa penutup aspal sepanjang 3.526 meter,”kata Baryen.

Baryen menjelaskan, terdapat tiga segmen tanjakan mulai Sta 12+240 di sekitar Desa Upon Batu yang ditangani dengan beton dengan panjang 170 meter. Saat ini sudah fase persiapan kontrak fisik.

Selanjutnya ruas jalan Batu Nyiwuh-Sei Riang direncanakan ditangani dengan usulan dana inpres penanganan jalan dengan potensi penanganan 37,5 miliar yang akan dilakukan sekitar Juni/Juli 2023, melanjutkan penanganan dana alokasi khusus 2022.

Penanganan ruas jalan Tewah-Tumbang Miri pada bagian yang tidak tertangani oleh dana dana alokasi khusus dan usulan dana inpres, pemkab minta perusahaan besar swasta di wilayah itu berpartisipasi untuk menjaga fungsional jalan. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait