Pemkab Gumas yang diwakilkan Wabup Gumas Efrensia L.P Umbing menerima Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal yang diserahkan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie BRIN baru-baru ini.(Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) kembali menorehkan prestasi membanggakan berupa apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal yang berhasil diraih sebagai bentuk pengakuan atas kinerja luar biasa dalam mendorong inovasi daerah, riset, dan pengembangan berbasis data.
Penghargaan tersebut dilaksanakan di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie BRIN baru-baru ini, yang diserahkan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, diterima secara langsung Wakil Bupati (Wabup) Gumas Efrensia L.P Umbing.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melalui Kepada Badan Perencanaan Pembangunan,Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Gumas, Yantrio Aulia dalam siaran pers yang diterima Media Dayak, Rabu (29/10/2025) menyampaikan, penghargaan BRIDA/BAPPERIDA Optimal yang diberikan kepada Pemkab Gumas dikarenakan Pemkab Gumas telah berusaha memanfaatkan riset dan penelitian dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di daerah, antara lain melalui Nota Kesepakatan Sinergis yang dilakukan antara Pemkab Gumas dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yaitu dalam rangka mencari cara dan upaya menyelesaikan permasalahan pertambangan emas rakyat agar dapat dilakukan oleh masyarakat, tetapi ramah dengan lingkungan hidup.
Yantrio menjabarkan, pemberian apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal dibagi menjadi 2 kategori, yaitu RIDA/Bapperida optimal dalam mengembangkan potensi daerah sehingga memberikan dampak ekonomi, Sosial budaya serta lingkungan bagi daerah melalui pemanfaatan riset dan inovasi.
Sedangkan kategori kedua, BRIDA/Bapperida optimal dalam menyelesaikan permasalahan daerah sehingga memberikan dampak ekonomi, Sosial budaya serta lingkungan bagi daerah melalui pemanfaatan riset dan inovasi.
“Tujuan dari kegiatan apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal yaitu memberikan apresiasi kepada BRIDA/BAPPERIDA yang mampu berkontribusi pada pemanfaatan kajian kebijakan yang dimanfaatkan dalam regulasi dan perencanaan program/kegiatan daerah,” ujar Yantrio.
“Kemudian menyampaikan hasil identifikasi dan tindak lanjut rencana kerja dalam NKS antara Pemda dan BRIN, dan Dokumen Renduk Pemajuan Iptek Daerah serta bertujuan mengidentifikasi isu-isu strategis yang menjadi usulan kajian kebijakan untuk kegiatan TA. 2026,” terangnya menutup (Nov/Aw)








