Pemkab Gumas Bakal Beri Nama untuk RSUD

Wabup Gumas Efrensia LP Umbing (atas). Salah satu tokoh masyarakat Gumas Anthony L Djaga (bawah). (Media Dayak/Novri JKH)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) bakal memberikan nama untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Gumas saat ini.
“Sudah ada [nama untuk RSUD], sudah berproses, tinggal kita finiskan saja,” kata Wakil Bupati (Wabup) Gumas Efrensia LP Umbing, Kamis (18/4).
“Sudah kita himpun informasi-informasi dari semua pihak terutama orang-orang tua, karena inginnya pak bupati nama rumah sakit ini adalah nama dokter yang pertama kali bertugas di Gunung Mas,” sambung Efrens.
Figur yang siap mendampingi Jaya Samaya Monong di Pilkada Gumas 2024 ini mengaku sudah ada beberapa nama, namun masih harus dipertimbangkan lagi.
“Ada 3 sampai 4 nama, yaitu nama-nama dokter yang pernah mengabdikan dirinya pada bidang kesehatan di wilayah ini. Ya dimana-mana nama rumah sakit itu diambil dari nama dokter. Bisa juga nama tokoh masyarakat, namun semua nama yang ada akan dibahas dan difinalkan dalam waktu dekat,” tuturnya.
Dijelaskannya, sebagaimana Permenkes 30 tahun 2019, pemberian nama rumah sakit harus memperhatikan nilai dan norma agama,sosial budaya dan etika, serta dilarang menggunakan nama orang yang masih hidup.
“Permenkes juga melarang dalam pemberian nama rumah sakit menambahkan kata internasional, international, kelas dunia, world class, global dan atau yang disebut nama lainnya yang bermakna sama,” terang Efrens.
Ia menyebut pemberian nama untuk RSUD di Gumas saat ini penting agar dapat semakin diketahui luas oleh masyarakat Gumas bahkan secara nasional maupun internasional.
“Yang tidak kalah pentingnya adalah peningkatan pelayanan publik rumah sakit kita ini kepada masyarakat. Rumah sakit yang ada di wilayah kita ini harus bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Pihak rumah sakit harus terus berbenah dari kekurangan yang ada dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat,” pungkas Efrens.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Gumas Anthony L Djaga menyambut baik bakal diberinya nama untuk RSUD yang ada di Kuala Kurun saat ini. Ia menilai beleid itu sudah tepat mengingat selama ini RSUD yang ada belum memiliki nama.
“Terkait dengan penamaan untuk RSUD kita, saya berharap kalau bisa ditetapkan nama dari dokter pertama yang mengabdi di Kuala Kurun yang kala itu masih di bawah Kabupaten Kapuas,” kata Anthony.
Ditanya soal nama dokter pertama yang pernah mengabdi di Kuala Kurun yang namanya bisa dijadikan nama untuk RSUD Kurun, pensiunan pejabat eselon II Pemkab Gumas itu menyebut-nyebut nama dokter Soekismo.
“Kalau saya tidak keliru, dokter Soekismo,dokter yang pertama bertugas di Kuala Kurun. Tapi ini perlu dikonfirmasikan ke tokoh masyarakat lainnya yang lebih senior dari saya, mereka mungkin masih ingat siapa dokter pertama yang pernah mengabdi di Kuala Kurun. Apakah dokter Soekismo atau ada nama dokter yang lainnya?” tutur Anthony. (Nov/Aw)