Pemkab Barut Apel Siaga Bencana

SARANA DAN PRASARANA-Bupati Barito Utara H Nadalsyah, Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Sekda H Jainal Abidn, Kalak BPBD H gazali mantalatua dan pejabat lainnya melakukan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, di halaman kantor bupati, Jumat (20/12).(Media Dayak: Lana)

Muara Teweh,  Media Dayak

Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menggelar apel siaga bencana antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung di halaman kantor Bupati, Jumat (20/12). Apel siaga bencana ini diikuti TNI/Polri, Satpol PP, Damkar, BPBD serta para relawan.

Bupati Barito Utara H Nadalsyah dalam sambutanya mengatakan kesiapsiagaan yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia adalah untuk membangun partisifasi dan kemitraan publik serta melibatkan dunia usaha dengan semangat gotong royong, kesetia kawanan dan kedermawanan.

“Ancaman bencana dapat di prediksi, untuk itu kita harus siap bekerja keras menanggulanginya secara bersinergi, kompak dan penuh rasa tanggungjawab. Kerja keras tersebut sekaligus menjadi tanggungjawab kita kedepan, untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana,” katanya.

Dikatakan Nadalsyah, untuk mengantisipasi resiko meningkatnya korban bencana, BNPB mengenalkan konsep Pentaheix yang tentunya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar sigap dalam menghadapi bencana.

“Konsep Pentahelix adalah solusi. Ada lima pihak yang harus diajak serta unsurnya terdiri dari atas A B C GM yaitu Akademis, Bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media. Kata kuncinya tetap sama gotong royong yang merupakan implementasi dari sila Pancasila,” kata bupati Nadalsyah.

Lebih lanjut Nadalsyah, Pemkab barito Utara saat ini sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi cuaca extrem musim penghujan yang bisa menimbulkan sejumlah bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin puting beliung dan tanah longsor yang juga bisa disebut Batingsor.

Pada kesempatan itu Bupati Nadalsyah juga menghimbau agar mendeteksi secara dini gejala bencana guna bisa di antisipasi dan dicari solusi penanganannya secara tuntas pada pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Selain itu jelasnya buat pemetaan yang akurat daerah rawan bencana dan siapkan laporan, data korban terdampak guna memudahkan untuk menentukan kebijakan selanjutnya. Siapkan sarana dan prasarana pendukung untuk kelancaran penanggulangan bencana.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) H Gazali mantalatua maengatakan urgensi pentingnya bersiap diri menghadapi kedaruratan bencana meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat yang tinggal didaerah rawan bencana. “Kita berharap bencana tidak terjadi, namun jika terjadi banjir, tanah longsor dan angin puting beliung semua unsur akan siap bersinergi membantu masyarakat,” kata H Gazali.

Usai apel siaga dilanjutkan pengecekan sarana dan prasarana oleh Bupati Barito Utara H Nadalsyah didampingi Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, unsur FKPD, Sekda H Jainal Abidin, asisten sekda, kepala perangkat daerah serta undangan lainnya.(lna)