Pemkab Barito Utara Anggarkan Pembangunan Pasar Pendopo Rp 4 Milyar

Muara Teweh, Media Dayak

      Pemkab Barut pada tahun 2019 ini menganggarkan dana untuk pembangunan Pasar Pendopo Muara Teweh yang beberapa waktu lalu mengalami musibah kebakaran. Dana tahap awal untuk pembangunan pasar pendopo ini dialokasikan sebesar Rp 4 miliar, untuk pekerjaan penguatan tebing Pasar Pendopo.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara, Drs H Hajran Noor didampingi Kepala Bidang Pasar Disdagrin Adi Hariadi, belum lama ini di Muara Teweh mengatakan, bahwa pembangunan Pasar Pendopo Muara Teweh ini tahap awalnya dianggarkan sebesar Rp 4 milyar untuk pengerjaan penguatan tebing di Pasar Pendopo.

“Untuk membangun Pasar Pendopo yang beberapa waktu lalu terkena musibah kebakaran  memerlukan biaya yang cukup besar dalam penyelesaiannya yakni mencapai Rp 60 miliar lebih. Tahun ini dana yang bersumber dari APBD Kabupaten untuk kegiatan fisik pembangunan pasar Pendopo Muara Teweh dianggarkan sebesar Rp 4 miliar,” kata Hajran Noor.

Dikatakannya, saat ini untuk proyek pekerjaan pengutan tebing Pasar Pendopo ini dalam tahap pembuatan RAB gambar oleh konsultan. Sebelumnya telah dilakukan study kelayakan mengenai kontur tanah maupun lingkungan kawasan lokasi pembangunan pasar pendopo ini (FS).

“Jadi dilakukan FS terlebih dulu, baru kegiatan fisiknya. Untuk target penyelesaian proyek pengutan tebing Pasar Pendopo ini pada tahun 2019 ini,” kata Hajran Noor.

Saat ditanyakan apakah dalam pembangunan Pasar Pendopo ini ada mendapat bantuan dana dari pusat dan provinsi. Dijelaskan Kadisdagrin bahwa pihaknya sudah ada membuat proposal ke pusat, melalui dana tugas pembantuan.

Setelah beberapa kali datang ke Kementrian, ternyata dana sebesar Rp60 miliar untuk pembangunan Pasar Pendopo ini tidak tersedia. Sebab Kementrian Perdagangan juga memiliki target program pembangunan 5 ribu pasar yang ingin dicapai. Namun untuk kabupaten Barito Utara memperoleh anggaran dana sebesar Rp 6 miliar, untuk pembangunan pasar lainnya.

“Untuk dana dari Dinas Perdagangan Provinsi juga tidak ada, yang ada di provinsi dana Dekon untuk bantuan-bantuan seperti sembako, sementara untuk kegiatan fisik khusunya untuk pembangunan Pasar Pendopo tidak ada,” katanya.(lna)