Pemkab Barito Timur Gelar Diskusi Bersama Dewan Riset Daerah

Diskusi bersama Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), di ruang Rapat Bupati Barito Timur, Senin (24/2).(Media Dayak/Rhf)
Tamiang Layang, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim), menggelar diskusi bersama Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Kalimantan Tengah di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Senin (24/2).
Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas, dalam sambutannya, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan untuk menghimpun peluang dan potensi wilayah Kabupaten Barito Timur sebagai penyanggah Ibu Kota Negara.
“Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) mengkaji rencana pembangunan dan pengembangan kota-kota penyanggah Ibu Kota baru.
Pembangunan kota penyangga Ibu Kota Baru dinilai penting mengingat sebuah kota tak dapat berdiri sendiri dalam eksistensinya,”kata Bupati.
Menurutnya, Kabupaten Barito Timur merupakan wilayah Kalimantan Tengah yang paling dekat dengan lbu Kota Negara baru di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Panajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur.
“Jarak tempuh darat dari Kabupaten Barito Timur Kurang lebih 6 Jam, hal ini Merupakan peluang yang bagus Untuk Kabupaten Barito Timur Sebagai penyangga lbu Kota Negara,” imbuhnya.
Lanjutnya, posisi Kabupaten Barito Timur akan berdampak positif pada produksi pangan, kondisi ini akan memperkuat posisi daerah Ini sebagal lumbung pangan Kalimantan Tengah nomor 4 setelah Kabupaten Katingan, Dengan Demikian Kabupaten Barito Timur dipastikan Juga akan Menjadi Penyangga Ibu Kota Baru.
“Kabupaten Barito Timur terus mempersiapkan diri dengan menyusun sejumlah program untuk meningkatkan kesiapan Kabupaten Barito Timur menjadi kota penyangga Ibu Kota Negara dengan semua potensi yang dimiliki,”papar Bupati.
Kegiatan ini diskusi ini dihadiri oleh Ketua Komisi Infrastruktur dan SDM DRD Provinsi Kalimantan Tengah,Tim Pendamping Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Sekda, Kepala Bappeda dan Kepala SOPD se Barito Timur. (Rhf)