Pemanfaatan Tehknologi Menuju Smart City

Seminar yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya dan digelar di ruang rapat PK I Balaikota di buka Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Murni D Djinu, Kamis (21/11).(Media Dayak/Darmawanto)

Palangka Raya, Media Dayak

      Menjadikan Kota Palangka Raya menjadi sebuah Kota Cerdas (Smart City) di kaji lebih memdalam dan tersusun rapi, demikian yang dikemukan oleh Barit Rayanto saat memberikan sambutan pada acara seminar akhir kajian konsep pengembangan Smart City berbasis kearifan lokal.

Seminar yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya dan digelar di ruang rapat PK I Balaikota dengan nara sumber dari Tim Peneliti LPPM Unpar yaitu Dr. Indrawan Permana, ST., MAUMD dan Arienta Lestari, S.Kom., M.Cs. Ph.D dan dihadiri serta di buka Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Murni D Djinu, Kamis (21/11).

Dalam sambutan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin yang dibacakan Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Murni D Djinu mengatakan Konsep pengembangan Smart City adalah salah satu konsep yang saat ini ingin dikembangkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, yakni dengan memanfaatkan teknologi TIK, sensor, dan data analytic sebagai faktor pendukung untuk mempermudah penyelesaian masalah (enabling factor).

Kota Berkembang

Kota Palangka Raya ingin menuju menjadi sebuah kota yang cerdas, mampu  mengatur sumber daya secara efektif dan efisien dalam hal mencapai pembangunan, ungkap Murni D Djinu dihadapan peserta dan beberapa Kepala SOPD Kota Palangka Raya.

Murni juga menyampaika, upaya mewujudkan kota  yang lebih nyaman, maka diperlukan unsur smart city yang berisikan konsep kota cerdas.

Kehadiran Balitbang dalam mengkaji konsep smart city di Kota Cantik kata dia, tentu diharapkan bisa merangkul banyak pemangku kepentingan dalam pembangunan, yang mampu memberikan solusi penyelesaian masalah yang di hadapi Kota Palangka Raya selama ini.

Terutama mampu mendukung visi misi program pembangunan kepala daerah, melalui konsep pembangunan yang selalu berbasis kearifan lokal, dengan tujuan akhir mampu mewujudkan perekonomian daerah, jelasnya.

Secara umum lanjut Murni, pembangunan dengan konsep  smart city diharapkan mampu menyediakan ruang inovasi yang luas untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh pemerintah, masyarakat, pelaku bisnis, dunia pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) lain. 

Namun mewujudkan pelaksanaan itu semua maka diperlukan kajian yang tepat, kebijakan, panduan dan pada akhirnya menjadi kebijakan dalam mengembangkan smart city Kota Palangka Raya,paparnya.(Dmt/Lsn)