PAW Arit Lamban karena Dualisme Kepemimpinan

Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Gunung Mas (Gumas), Akerman Sahidar menyampaikan pihaknya belum mengajukan usul pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Gumas asal Partai Beringin Karya (Berkarya) Arit S Bajau. Hal itu disebabkan adanya dualisme kepemimpinan di Partai Berkarya Jakarta.

“Terdapat kisruh kepemimpinan Partai Berkarya di pusat antara kubu Partai Berkarya pimpinan Syamsu Djalal dan kubu Partai Barkarya pimpinan Muchdi Purwopranjono,” kata Akerman, Senin (22/8) melalui panggilan telepon.

“Menyikapi hal itu, untuk saat ini kami (unsur pimpinan DPRD) masih belum mengusulkan PAW terhadap saudara Arit S Bajau. Kami perlu berhati-hati, dan kami sudah berkonsultasi ke Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah terkait hal tersebut. Kanwil Kemenkumham memberi petunjuk untuk berhati-hati agar tidak menjadi masalah hukum bagi kami di kemudian hari,” sambung Aker.

Lanjut Aker, pihaknya juga sudah melakukan konsultasi ke bagian Hukum dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng dan Kesbangpol Kalteng terkait proses PAW serta kemelut yang terjadi di tubuh Partai Barkarya.

Petunjuk yang diberikan sama dengan yang diberikan Kanwil Kemenkumham Kalteng, yakni pihaknya mesti berhati-hati, sambil menunggu keputusan dari Kemenkumham atas kisruh di Partai Barkarya.

“Dengan petunjuk itu, maka untuk sementara kami belum berani mengajukan usul PAW saudara Arit S Bajau,” cetusnya.

Dia berpendapat, siapapun dari Syamsu Djalal dan Muchdi Purwopranjono yang nantinya mendapat surat keputusan dari Kementrian Hukum dan Ham, maka merekalah yang memiliki Partai Berkarya.

“Kami tidak memiliki kepentingan pribadi dengan hal tersebut (PAW Arit A Bajau). Kami hanya ingin melaksanakan segala sesuatu sesuai proses hukum yang berlaku,” tegas Aker.

Diwartakan sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Berkarya Gumas, Mambang A Singam menyampaikan DPW Partai Berkarya Kalteng sejak 2020 mengusulkan pemberhentian anggota DPRD Gumas asal Partai Berkarya Arit S Bajau ke DPRD Gumas. Usulan disetujui DPP Partai Berkarya.

“Di bawah ketua DPP Partai Berkarya terpilih Pak Muchdi Purwopranjono, DPW kembali menyampaikan surat usulan pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Gunung Mas saudara Arit S Bajau ke DPRD Gunung Mas,” ujar Mambang Rabu (3/8) lalu.

Hal itu sesuai juga dengan permintaan ketua DPRD Gumas dalam surat nomor 170, yang memintakan supaya diberikan salinan putusan Mahkamah Agung yang memenangkan Menteri Hukum dan Ham termasuk pihak terkait yakni Partai Berkarya pimpinan Muchdi Purwopranjono.

“Hampir kurang lebih satu bulan kami tidak pernah mendapatkan surat kepastian dari DPRD Gunung Mas untuk melaksanakan PAW. Ini menjadi pertanyaan kami. Apakah ada hal lain yang menurut mereka ada persyaratannya yang kurang. Kami pastikan persyaratan PAW sudah terpenuhi, dan sudah kami serahkan ke mereka (DPRD Gumas),” terang Mambang.

Mambang menegaskan, apabila tidak ada tindak lanjut, pihaknya akan mengirimkan surat, mempertanyakan proses PAW, bahkan mungkin juga akan memberikan somasi ke pimpinan DPRD terkait lambannya proses PAW.

“Kalau ada kekurangan persyaratan, mereka bisa mengkomunikasikannya dan kami siap melengkapinya.Tapi kami pastikan persyaratan PAW yang sudah kami berikan sudah sah, sudah lengkap,” pungkas Mambang. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait