Pasien Masih Meningkat, Kapuas Selip Palangka Raya Untuk Jumlah Pasien Dalam Perawatan

Rilis Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng Tanggal 3 Juni 2020. (Media Dayak/Ist)

Palangka Raya, Media Dayak

Diketahui bersama kasus pasien positif dan pasien corona virus disease 2019 (covid-19) yang meninggal lebih banyak terjadi di Kota Palangka Raya ibu kota provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Meski diakui saat ini, kasus masih konfirmasi positif covid-19 banyak di Kota Palangka Raya tetapi pasien yang saat ini dirawat lebih banyak di Kabupaten Kapuas dan dengan kasus pasien positif meninggal terbanyak se-Kalteng.

Berdasarkan yang dirilis Tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19  Kalteng pada Rabu sore 3 Juni 2020 terjadi lonjakan kasus di Kalteng yakni 28 kasus yang didominasi oleh kasus di Kapuas. Dari 28 kasus ini, 18 pasien dari Kapuas, lima dari Kota Palangka Raya, tiga dari Murung Raya dan satu dari Gunung Mas (Gumas).

Bahkan, dalam rilis tersebut juga diungkapkan bahwa terjadi kasus pasien positif covid-19 meninggal dunia, dua pasien dari Kapuas dan satu dari Palangka Raya.

Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng H Sugianto Sabran melalui Wakil Ketua harian Gugus Tugas Suyuti Syamsul mengatakan riwayat penambahan kasus positif tersebut di antaranya kontak dengan pasien positif sebagai orang tanpa gejala (OTG) dan sebagian lagi lanjutan rapid test,” katanya kepada media melalui pesan WhatsApp Rabu (3/6) sore.

Dalam data rilis itu juga dituliskan bahwa kasus pasien positif covid-19 yang dirawat sebanyak 78 orang, hal ini menunjukkan bahwa pasien dirawat di Kapuas lebih banyak dari Kota Palangka Raya yang sebanyak 61 orang. 

Sementara itu untuk pasien positif covid-19 yang meninggal di Kapuas hingga Rabu 3 Juni 2020 sebanyak 13 orang, di susul Kota Palangka Raya total meninggal tujuh orang. 

Melalui tim Gugus Tugas Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran terus melakukan berbagai upaya guna mencegah dan menangani penyebaran Covid-19 di Bumi Tambun Bungai, seperti meningkatkan sosialisasi tentang protokol kesehatan covid-19 serta pola hidup bersih dan sehat di tengah pandemi, pembagian masker, hingga bantuan sosial berupa sembako atau uang tunai.

Pihaknya mengharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah akan menjadi kunci penting memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kalteng. (Ytm/Lsn)