Pantau Banjir, Ini Pesan Camat Teweh Tengah

HIMBAUAN KEPADA WARGA – Camat Teweh Tengah, H Mastur didampingi Kapolsek Teweh Tengah, Danramil Teweh Tengah menyampaikan, himbauan kepada warga masyarakat terkait banjir dan penyebaran virus korona (Covid-19) di jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah, Minggu (12/4) kemarin. (Media Dayak:ist)
Muara Teweh, Media Dayak
Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Barito Utara (Barut) masih menggenangi sejumlah rumah warga yang berada di dataran rendah di dalam kota Muara Teweh seperti Jalan Sengaji Hulu, Sengaji Hilir, Panglima Batur, Mawar, Dahlia, Merak dan sekitarnya sejak Sabtu (11/4) kemarin hingga Senin (13/4).
Terkait musibah banjir tersebut, Camat Teweh Tengah, M Mastur mengimbau, kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada berada didataran rendah untuk selalu menjaga keamanan dan keselamatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Khususnya kepada orang tua agar menjaga dan selalu waspada terhadap anak-anaknya yang sedang bermain air atau mandi di kawasan Water Front City (WFC) Muara Teweh. Dan juga kepada para anak-anak lainnya agar tidak menaiki jembatan penyebrangan untuk melakukan terjun bebas dikarenakan hal itu sangat membahayakan orang lain dan diri sendiri,” kata Camat Teweh Tengah.
Disamping itu, Camat juga menegaskan, banjir ini juga sebagai wabah penyakit, ditambah lagi saat ini pandemi Virus Corona (Covid-19), dan hendaknya warga juga agar menghindari kerumunan atau perkumpulan di tengah orang banyak.
“Kepada seluruh warga masyarakat agar selalu mengunakan masker saat melakukan aktifitas saat diluar maupun di lingkungan rumah, guna mengantisipasi penyerangan Virus Corona atau Covid-19 ini,” imbaunya saat memantau banjir di Water Front City.
Dalam menyampaikan himpauan tersebut, Camat Teweh Tengah H Mastur didampingi Kapolsek Teweh Tengah, AKP Wahyu Satiyo Budiarto dan Danramil Teweh Tengah Kapten M Guntur, Sekcam Teweh Tenga, Lurah Melayu, Babinsa Koramil Teweh Tengah, Bhabinkamtibmas Polsek Teweh Tengah.
Sementara itu, Sarbani warga Jalan Sengaji Hulu Muara Teweh mengatakan, hingga saat ini, Senin (13/4) di sekitar tempat tinggalnya tinggi air mencapai kurang lebih 2-3 meter. “Mudahan-mudahan air cepat surut. Aktifitas sangat terganggu selama banjir,” kata Sarbani yang tempat tinggalnya berada di daerah rawan banjir.(lna)