Panitia Pembangunan GPT Efata Tumbang Manyangan Diminta Jujur dan Transparan

Anggota DPRD Gumas Pdt Rayaniatie Djangkan. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Panitia Pembangunan Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Efata di Desa Tumbang Manyangan Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta jujur dan transparan dalam mengelola dana pembangunan.

Hal demikian disampaikan anggota DPRD Gumas Pdt Rayaniatie Djangkan, Rabu (24/8) melalui panggilan telepon.

“Kejujuran dan transparansi dalam sebuah pembangunan rumah ibadah, khususnya rumah ibadah GPT Efata Desa Tumbang Manyangan sebuah keniscayaan. Hal itu untuk menghindari konflik dan ketidakpercayaan jemaat bahkan pihak lain yang ingin memberikan dukungan terhadap pembangunan,” kata Raya.

Raya mengingatkan kalau kejujuran dan transparansi tidak ada dalam pembangunan rumah ibadah, maka dipastikan rumah ibadah yang dibangun akan mengalami keterlambatan.

“Saya berharap panitia pembangunan rumah ibadah, khususnya rumah ibadah GPT Efata Desa Tumbang Manyangan untuk jujur dan transparan dalam mengelola bantuan keuangan yang diterima sehingga pembangunannya berjalan lancar dan dapat selesai tepat pada waktu yang diharapkan,” kata wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) satu wilayah Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang namanya juga mulai dibicarakan dan digadang-gadang kepermukaan untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bupati-wakil bupati Gumas 2024 itu lebih lanjut mengatakan mendukung pembangunan GPT Efata Desa Tumbang Manyangan.

Rumah ibadah seperti halnya GPT Efata Desa Tumbang Manyangan yang akan dibangun merupakan kebutuhan jemaat dalam pembinaan rohani menuju rohani jemaat yang dewasa, bertumbuh dan berakar dalam kebenaran firman Tuhan yang memerdekakan.

Diwartakan sebelumnya, Staf Ahli Bupati Gumas Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Aprianto melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Efata di Desa Tumbang Manyangan Kecamatan Kurun Kabupaten Gumas, Senin (22/8).

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kami menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berinisiatif sehingga rencana pembangunan gereja ini dapat terlaksana melalui peletakan batu pertama hari ini,” kata Apri.

Apri menyatakan, peran gereja diharapkan bisa hadir sebagai pengajar di tengah-tengah masyarakat agar masyarakat bisa hidup dalam takut akan Tuhan, penuh kasih, menjauhi hal-hal yang merusak tubuh dan hal dosa lainnya.

“Pembangunan gereja ini kita harapkan berjalan dengan lancar hingga nantinya gedung ini bisa selesai sesuai dengan waktu yang diharapkan. Kita yakin dan percaya Tuhan kita mencukupkan segala keperluan dan kebutuhan kita,” tutur  Apri. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait