Panen Jagung Hibrida, Petani Diminta Manfaatkan Lahan

Wabup Efrensia LP Umbing didampingi Kadis Pertanian Letus Guntur panen jagung hibrida hasil tanam Kelompok Tani Manda Hatampung Kelurahan Tumbang Rahuyan Kecamatan Rungan Hulu, Jumat (13/1). (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Petani di Gunung Mas (Gumas) khususnya di Kelurahan Tumbang Rahuyan dan sekitarnya diminta lebih meningkatkan pemanfaatn lahan yang ada dan mengerjakan dengan sungguh-sungguh komoditas pertanian seperti jagung hibrida dan komoditas lainnya. Dengan begitu pendapatan dan kesejahteraan petani akan meningkat.

Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing menyampaikan hal itu membacakan sambutan Bupati Jaya S Monong pada kegiatan Panen Jagung Hibrida di Kelompok Tani Manda Hatampung di Kelurahan Tumbang Rahuyan Kecamatan Rungan Hulu, Jumat (13/1/2023).

“Salah  komoditas yang dikembangkan tahun 2022 adalah jagung hibrida, dengan bantuan yang diberikan berupa sarana produksi seperti benih jagung hibrida dengan varietas pertiwi 6, pupuk, obat-obatan dan herbisida,” kata Efrens.

Sarana produksi yang diberikan dapat meningkatkan hasil produksi dan produktivitas guna peningkatan kesejahteraan petani, dan memberikan semangat dan menumbuhkan minat dalam usaha tani jagung hibrida.

Guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian, petani diminta dapat beradaptasi dengan teknologi pertanian, salah satunya dengan menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan baik.

Peran aktif penyuluh pertanian pun sangat diperlukan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan ke petani dalam  hal penggunaan alsintan.

Pemasaran hasil komoditas pertanian pun dinilai sangat penting untuk menunjang keberhasilan usaha pertanian. Penerapan strategi pemasaran yang baik berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

“Besar harapan saya agar budidaya tanaman jagung hibrida semakin tahun semakin lebih intensif dalam pelaksanaannya, dan usaha yang dilakukan berorientasi agribisnis,” tutur Efrens.

Selain jagung hibrida, petani diminta dapat mengembangkan komoditas pertanian lainnya dalam arti luas, seperti sayuran, buah-buahan, perikanan dan peternakan.

Pengelolaan komoditas pertanian jagung hibrida maupun pertanian dalam arti luas secara tekun dan pantang menyerah akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi masyarakat khususnya petani.

“Sektor pertanian di wilayah ini kita harapkan semakin maju melalui konsep pembangunan smart agro,” ucapnya. 

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Letus Guntur, Camat Rungan Hulu dan undangan lainnya. (Nov/Lsn)

Penulis : Novri JK Handuran

Editor   : Limson Dedy