Danau Sembuluh, Media Dayak Program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di lahan Desa Telaga Pulang, Kabupaten Seruyan, menuai hasil sekaligus pembelajaran berharga. Panen yang dilaksanakan pada (10/12/2025) di lahan 1 hektar tersebut harus berhadapan dengan realitas lapangan yang menantang.
Dari target luas, baru 0,58 hektar yang dapat dipanen dengan hasil sekitar 300 kg jagung. Angka ini jauh dari harapan akibat serangan hama ulat yang merusak tanaman serta dampak cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tidak menentu beberapa waktu terakhir.
“Ini adalah proses belajar. Kami melihat langsung ancaman nyata terhadap pertanian, yaitu hama dan iklim. Data dari panen ini sangat berharga untuk menyusun strategi yang lebih tahan gangguan di masa depan,” jelas Bripka Sufebrin A. Sianipar, Bhabinkamtibmas desa setempat.
Kepala Desa Telaga Pulang menyatakan komitmen untuk terus berlanjut. Didukung oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, pemdes akan mengevaluasi teknik penanaman dan mencari solusi pengendalian hama organik. Panen ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan menuju ketahanan pangan desa yang lebih tangguh.(Ist/Lsn)









