Ormas di Gumas Belum Ada Gerakan

Waket Komisi I DPRD Gumas Polie Luhan Mihing. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), sebagian masih belum memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat dan daerah.

“Saya melihat ada beberapa ormas di wilayah ini yang belum mampu menunjukan gerakan perubahan bagi masyarakat. Sejatinya ormas harus bisa memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan daerah sesuai visi misi dan program kerja,” kata Wakil Ketua (Waket) Komisi Satu DPRD Gumas, Polie Luhan Mihing, Kamis (2/6).

Politikus Hanura itu menyatakan, ormas tidak sekedar menyandang nama, tapi bagaimana berbuat sesuatu yang positif, membantu masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

“Banyak gerakan yang bisa dilakukan ormas di wilayah ini bagi kebaikan masyarakat. Seperti gerakan dalam bidang peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, penegakan hukum, kesehatan, sosial budaya, adat istiadat, lingkungan hidup, pertanian, peternakan, dan gerakan lainnya bagi kamajuan,” terang Polie.

Ormas yang bergerak di bidang adat istiadat dan budaya, ia mengingatkan untuk menggali, menghormati dan mempertahankannya. Jangan melanggar adat istiadat dan budaya yang ada.

“Ormas harus memberikan nilai positif ke masyarakat, memberi teladan yang baik ke masyarakat dalam sikap dan tindakan. Jangan ormas memberikan rasa takut ke masyarakat, tapi bagaimana ormas bersama masyarakat melaksanakan kegiatan yang bermanfaat,” tandasnya.

Kepada dinas terkait, wakil rakyat dapil tiga itu berharap dapat mengevaluasi keberadaan ormas yang tidak berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. Memberi pencerahan ke ormas agar menjalankan visi misi dan program kerjanya dengan baik dan benar.

Untuk diketahui, saat ini ada 136 ormas dan LSM di Gumas yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gumas.

Ormas dan LSM yang terdaftar di Kesbangpol, yakni 9 ormas kesukuan, 3 LSM, 10 media cetak, 12 media elektronik, 67 ormas keagamaan, 5 ormas bidang pencegahan dan rehablilitasi narkoba, 5 ormas perempuan, 7 ormas profesi, dan 18 ormas sosial budaya. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait