Operator Greeder Bersimbah Darah Diserang 2 Orang Saat Perbaikan Jalan di Baturaya

KORBAN GADOK SAAT DIRAWAT DI PUSKESMAS BATURAYA I

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Seorang operator greeder di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Barito Utara (PUPR Barut), bernama panggilan Gadok, menderita luka parah, bahkan jarinya putus, karena diserang 2 orang tak dikenal, pada Minggu (14/8), sekitar pukul 16.00 WIB.

Tindak kriminal ini terjadi di Desa Baturaya I, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara. Saat itu, Gadok bersama aparat desa setempat sedang bekerja melakukan memperbaiki jalan rusak dari Desa Baturaya I menuju Baturaya II, Minggu siang.

Informasi sementara yang dihimpun, Minggu malam, korban Gadok seorang operator greeder mengalami 4 jari tangan putus, serta banyak mata luka dibeberapa bagian tubuh.

Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Aparat desa ada di lokasi kejadian, namun mereka tak berani, karena diancam oleh kedua orang tak dikenal tersebut.

Kronologis kejadian, kata sebuah sumber, Gadok bersama aparat desa melakukan perbaikan jalan Baturaya I menuju Baturaya II. Sewaktu jam istirahat, ada 2 orang warga yang mau melintas jalan tersebut.

Berhubung ada tumpukan material yang belum disapu dengan greeder, karena masih jam istrahat, sang operator meminta waktu sebentar.

“Saat Gadok turun dari greder, 2 orang itu langsung menyerang dengan menggunakan senjata tajam. Gadok sempat lari dan dikejar ke dua orang tersebut, hingga sampai korban terperosok ke dalam parit,” kata sumber.

Kapolsek Gunung Timang Ipda Ade Sumarna belum menjawab, ketika dikonfirmasi Minggu malam.

Sementara Kepala Dinas PUPR M Iman Topik melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Barito Utara, Dedi, Minggu malam, kepada wartawan membenarkan bahwa peristiwa yang dialami oleh seorang operator alat berat yang bekerja bagi Dinas PUPR.

Bahkan Dedi bersama Kadis PUPR M Iman Topik langsung turun ke lokasi untuk mengecek kondisi sekaligus mengevakuasi korban ke Puskesmas Baturaya I.(lna/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *