Kuala Pembuang, Media Dayak
Ada shift kerja yang dimulai ketika jam biologis kebanyakan orang mulai dalam keadaan terlelapnya. Shift itu adalah shift kewaspadaan. Pada Minggu (7/12/2025) malam hari tepat pukul 22.30 WIB, Aiptu Mulyadie selaku Pamapta 3 dan anggota piket dalam sebuah misi: menjadi sistem imun kota di saat paling rentan.
Rutenya adalah sekitar kota Kuala Pembuang. Sasaran mereka bukan orang, melainkan potensi. Potensi tindak kriminalitas, potensi gangguan Kamtibmas, atau potensi kenakalan remaja yang seringkali memanfaatkan kelengangan malam.
“Kami di sini sebagai pengingat hidup,” terang Mulyadie saat memberikan imbauan kepada masyarakat yang mereka temui. “Keamanan bukan cuma tugas kami, tapi kontrak sosial antara kami dan warga. Kewaspadaan Anda adalah amplifier dari upaya kami.”
Patroli malam seperti ini adalah strategi pro-aktif. Kehadiran mereka yang terlihat justru bertujuan untuk mencegah sesuatu terjadi, sehingga ketidakadaan insiden adalah indikator keberhasilan tertinggi. Kegiatan yang berlanjut hingga larut ini adalah investasi untuk pagi hari yang lebih tenang bagi semua warga yang bangun untuk memulai aktivitas.(Hms/ Lsn)









